Transformasi digital dalam pendidikan dasar menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di era teknologi. Namun, implementasinya di sekolah dasar tidak selalu berjalan mulus karena masih ditemui kendala berupa keterbatasan sarana TIK, belum meratanya pelatihan guru, serta tantangan adaptasi terhadap kebijakan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi kebijakan transformasi digital terhadap kinerja guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan melibatkan 92 guru yang dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana berbantuan SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,456. Temuan ini mengindikasikan bahwa 45,6% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh kualitas implementasi kebijakan digital, terutama melalui penyediaan infrastruktur TIK, pelatihan digital yang relevan, serta dukungan kepala sekolah dalam penerapan teknologi pembelajaran. Hasil ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat, tetapi juga oleh kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam aktivitas pedagogis. Dengan demikian, penguatan kebijakan digitalisasi sekolah dasar menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru serta efektivitas pembelajaran berbasis teknologi.
Copyrights © 2026