Latar Belakang: Penyakit diabetes melitus termasuk penyakit kronis dengan tanda glukosa darah meningkat. Kondisi ini terjadi akibat produksi insulin yang tidak adekuat. Stress merupakan factor pemicu hiperglikemia kronis pada diabetes. Begitu juga sebaliknya orang dengan penyakit kronis diabetes melitus dapat mengalami stress hingga mengganggu keseimbangan fisiologis dan menurunkan kualitas hidup penderita. Melihat hal tersebut maka analisa hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 menjadi tujuan dalam penelitian ini.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif desain survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi 406 orang, kemudian sampel diambil menggunakan purposive sampling dan ditentukan ada 60 responden. Uji dianalisa menggunakan chi square.Hasil: Sebagian besar responden dalam tingkat stress ringan 41 orang (68,3%) dan hampir seluruhnya 49 orang (81,7%) dengan kualitas hidup baik. Hasil uji analisis didapatkan p-value 0,027.Kesimpulan: Hasil uji menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2. Melihat hasil yang ada tenaga kesehatan diaharapkan meningkatkan pelayanan pendidikan kesehatan terkait pengelolaan stress kepada pasien.
Copyrights © 2025