Background: Madrasah Ibtidaiyah, sebagai lembaga pendidikan dasar Islam, memainkan peran penting dalam mengembangkan kemampuan siswa dalam membaca teks-teks klasik Islam melalui keterampilan membaca (maharah qiroah). Namun, proses pembelajaran masih largely konvensional dan kurang menarik bagi siswa. Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru MI dengan meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran digital berbasis Augmented Reality (AR), khususnya AR Kubus, guna meningkatkan keterampilan membaca siswa. Metode: Metode implementasi meliputi kuliah interaktif, demonstrasi, simulasi, dan latihan dalam merancang rencana pelajaran berbasis AR. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan tanggapan positif dari peserta, dengan skor rata-rata 4,1 dari 5. Sebanyak 96% peserta menyatakan minat untuk menerapkan AR Kubus di sekolah masing-masing. Namun, keterbatasan infrastruktur tetap menjadi tantangan utama dalam implementasi teknologi pembelajaran digital. Kesimpulan: Pelatihan ini memberikan langkah awal yang mendasar untuk mengubah pembelajaran MI menjadi pendekatan yang lebih inovatif dan relevan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Copyrights © 2025