Pendahuluan: Pembelajaran sosiologi tidak hanya membahas hubungan sosial antarindividu dan kelompok, tetapi juga mengaitkan manusia dengan Tuhannya sesuai ajaran Al-Qur’an. Integrasi nilai wahyu penting untuk memperkuat pemahaman sosial yang bermoral. PKM berjudul “Pembelajaran Sosiologi Berbasis Wahyu kepada Guru dan Siswa SMA di Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim” dilaksanakan untuk mengenalkan konsep sosiologi berbasis wahyu dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode: PKM dilakukan melalui tiga tahap: Pembukaan dan pretest untuk mengukur pemahaman awal, penyampaian materi melalui kuliah desa yang menghubungkan teori sosiologi dengan nilai Al-Qur’an, dan postest untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Kegiatan berjalan lancar dengan respons positif. Nilai peserta meningkat dari 64% pada pretest menjadi 87% pada postest. Kesimpulan: PKM ini efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai pembelajaran sosiologi berbasis wahyu dan layak dijadikan model pengembangan pembelajaran yang berkarakter dan bernilai Islami.
Copyrights © 2025