Background: Banjir merupakan bencana yang hampir setiap tahun melanda wilayah Jakarta, khususnya di kawasan Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Kondisi topografi rendah, kepadatan penduduk, serta keterbatasan infrastruktur drainase membuat masyarakat rentan terhadap dampak banjir. Permasalahan utama adalah kerusakan dokumen penting dan rendahnya keterampilan mitigasi bencana. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga melalui pelatihan penyelamatan dokumen serta pemanfaatan teknologi digital. Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, simulasi, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari nilai rata-rata pre-test 61,96 menjadi 86,40 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang–tinggi). Hal ini menandakan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam menyelamatkan dokumen serta kesadaran kolektif menghadapi banjir. Kesimpulan: Program ini memberi dampak sosial berupa penguatan solidaritas dan dampak ekonomi berupa pengurangan kerugian akibat kehilangan dokumen.
Copyrights © 2025