Background: Era digital menuntut setiap individu, termasuk santri, untuk memiliki literasi teknologi dan keterampilan abad 21 yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui integrasi literasi digital dan pemanfaatan energi terbarukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta menumbuhkan kemandirian pesantren dalam memanfaatkan energi surya. Metode: Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu survei awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri mengenai energi terbarukan dan PLTS, dilanjutkan dengan sosialisasi, demo, serta praktik langsung perakitan panel surya menggunakan modul PLTS skala kecil. Kegiatan diikuti oleh guru dan santri di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan dengan pendekatan partisipatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman santri terkait prinsip kerja PLTS, komponen penyusun, serta kesadaran pentingnya energi terbarukan, dengan peningkatan persentase pemahaman antara 35%-36%. Kesimpulan: Antusiasme santri dan guru juga terlihat dari keaktifan dalam diskusi maupun praktik langsung, sehingga program ini dinilai berhasil mencapai target yang ditetapkan.
Copyrights © 2025