Background: Akibat cuaca ekstrem, Kelurahan Punggawan, yang merupakan daerah padat penduduk dengan ruang hijau terbatas, mengalami peningkatan kasus ISPA, demam berdarah, dan gangguan kulit. Dalam upaya meningkatkan ketahanan kesehatan rumah tangga, Program Pengabdian Masyarakat D4 Akupuntur dan Pengobatan Herbal Universitas Muhammadiyah Karanganyar bekerja sama dengan PKK Punggawan untuk memberikan pelatihan dan penerapan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Metode: Edukasi pelatihan budidaya TOGA dengan sistem vertikultur dan polybag adaptif, dan praktik pembuatan wedang uwuh sebagai imunostimulan alami adalah semua bagian dari program kegiatan. Terbukti bahwa metode gamifikasi dengan kuis dan doorprize sederhana meningkatkan partisipasi peserta. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peserta tentang pemanfataan serta pemahanan khasiat TOGA telah meningkat. Melalui kerja sama dengan Kelompok Wanita Tani "Sawo Kecik", program ini tidak hanya meningkatkan literasi herbal tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan pemberdayaan perempuan melalui greenhouse TOGA KWT. Kesimpulan: Program ini dapat digunakan sebagai model replikatif untuk edukasi kesehatan preventif dan adaptif terhadap perubahan iklim. Selain itu, ada kemungkinan untuk membangun Kampung TOGA Pintar sebagai pusat pembelajaran dan inovasi herbal berkelanjutan di daerah perkotaan.
Copyrights © 2025