Studi ini mengeksplorasi bagaimana pembelajaran bilingual dilakukan dalam mengajarkan topik Bagian-Bagian Tubuh kepada siswa kelas lima di Yayasan Pendidikan Ikhwanul Muslimin dan tantangan apa saja yang muncul selama proses tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual terutama dilakukan dengan memperkenalkan kosakata dalam bahasa Inggris dan memberikan penjelasan dalam bahasa Indonesia sehingga siswa dapat memahami materi dengan lebih mudah. Meskipun pendekatan ini membantu siswa mengenali kata-kata dasar bahasa Inggris, efektivitasnya dibatasi oleh beberapa faktor, seperti waktu belajar yang singkat, sedikit kesempatan untuk berlatih, dan rendahnya paparan terhadap bahasa Inggris di luar kelas. Siswa juga cenderung cepat lupa kosakata karena mereka jarang menggunakan bahasa Inggris dalam lingkungan sekolah sehari-hari. Selain itu, proses pembelajaran dipengaruhi oleh kondisi kelas dan kurangnya kegiatan yang bervariasi yang mendorong partisipasi aktif. Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual telah dilaksanakan, tetapi dukungan yang lebih kuat dalam strategi pengajaran, kesempatan latihan, dan manajemen kelas diperlukan untuk membantu siswa belajar dan mengingat kosakata dengan lebih efektif.
Copyrights © 2025