Penelitian tindakan kelas ini menguji penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang diperkaya pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di dua sekolah dasar Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama dua siklus pada siswa kelas V SDN Plosokerep 1 Sragen dan kelas VI SDN Randugunting 7 Tegal. Data dikumpulkan melalui observasi perilaku siswa, dokumentasi lembar kerja murid, wawancara, serta catatan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa pada tahap awal siswa sering melebihi batas waktu pengerjaan tugas dan masih sangat bergantung pada arahan guru. Setelah dilakukan perbaikan berupa pengurangan jumlah soal, penggunaan timer besar, pengingat waktu berkala, serta refleksi tertulis di akhir pembelajaran, terjadi perubahan nyata. Seluruh siswa menyelesaikan tugas tepat waktu, tidak ada lagi yang memerlukan remedial, dan kemandirian belajar meningkat tajam. Model PBL dengan pendekatan pembelajaran mendalam terbukti menjadi cara yang sangat efektif untuk membentuk disiplin waktu sekaligus kemandirian belajar siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2025