Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi generasi muda terhadap koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan, dengan fokus pada mahasiswa Universitas Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki persepsi positif terhadap koperasi, terutama terkait nilai gotong royong, akses permodalan, dan potensi koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota. Namun, mereka menilai bahwa relevansi koperasi hanya dapat dipertahankan apabila koperasi mampu melakukan modernisasi melalui digitalisasi layanan, peningkatan profesionalisme, dan transparansi tata kelola. Meskipun koperasi dipandang memiliki keunggulan seperti prinsip demokrasi ekonomi dan orientasi pada kesejahteraan anggota, tantangan seperti minimnya inovasi, lemahnya manajemen, dan ketertinggalan teknologi masih menjadi hambatan untuk menarik minat generasi muda. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa generasi muda tetap mendukung keberadaan koperasi, tetapi mengharapkan pembaruan agar koperasi mampu bersaing dan mempertahankan eksistensinya di tengah perkembangan ekonomi digital.
Copyrights © 2025