Lipoma intraventrikular merupakan lesi intrakranial jinak yang jarang ditemukan dan umumnya asimtomatik, namun dapat menimbulkan gejala neurologis bila disertai faktor risiko metabolik seperti dislipidemia. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang dengan nyeri kepala kronis non-pulsatil dengan NRS 6 sejak tiga bulan, tidak membaik dengan terapi konservatif, serta memiliki riwayat konsumsi makanan tinggi lemak dan keluarga dengan dislipidemia. Tekanan darah 160/100 mmHg, pemeriksaan fisik umum dan status neurologi dalam batas normal, dan pemeriksaan laboratorium menunjukkan hipertrigliseridemia berat (2410 mg/dL). Berdasarkan panduan ICHD-3, pasien memenuhi kriteria chronic tension-type headache, serta terdapat sefalgia sekunder terkait hipertensi dan hipertrigliseridemia, disertai lipoma intraventrikular. Pemeriksaan MRI kepala memperlihatkan lesi berdensitas lemak konsisten dengan lipoma intraventrikular pada ventrikel lateralis kanan (8,2 × 6,2 mm) dan ventrikel ketiga (8,3 × 16,6 mm). Pasien diberikan fenofibrate 600 mg dua kali sehari dan terapi simptomatik berupa parasetamol 1000 mg dua kali sehari eperisone 50 mg dua kali sehari. Didapatkan perbaikan klinis nyeri kepala menjadi NRS 2, tekanan darah 120/80, disertai penurunan kadar trigliserida menjadi 110 mg/dL dicapai setelah terapi.
Copyrights © 2025