Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dasar para pengelola UMKM kuliner dan homestay di Desa Wisata Budo, Provinsi Sulawesi Utara, sebagai respons terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dan keterbatasan kemampuan komunikasi para pelaku usaha lokal. Desa Budo, yang telah meraih prestasi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia, menghadapi tantangan signifikan karena sebagian besar operator UMKM masih bergantung pada pemandu wisata eksternal untuk berinteraksi dengan tamu asing. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT) yang menekankan praktik komunikasi nyata melalui role play, simulasi layanan, pengenalan kosakata berbasis objek wisata, serta pendampingan lanjutan melalui grup WhatsApp sebagai media monitoring dan konsultasi. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan UMKM kuliner dan homestay, dengan fokus pada materi sapaan, perkenalan, penjelasan objek wisata, serta percakapan layanan dasar. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami serta mempraktikkan komunikasi dasar dalam konteks pariwisata, diperkuat oleh komitmen untuk melanjutkan latihan melalui pendampingan daring. Secara keseluruhan, pelatihan ini membuktikan efektivitas pendekatan komunikatif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing Desa Wisata Budo.
Copyrights © 2025