English Language Teaching Prima Journal (ELT)
Vol. 7 No. 2 (2025): ELT (English Language Teaching Prima Journal)

Interseksi Budaya dalam Novel Kuli Karya M.H. Szekely Lulofs

Sari, Sartika (Unknown)
Siregar, Umar Mukhtar (Unknown)
Herman, Hidayat (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2025

Abstract

Artikel ini mendiskusikan representasi interseksi budaya dalam novel Kuli karya M.H. Szekely Lulofs, sebuah teks kolonial yang merekam kehidupan kuli kontrak di perkebunan Deli. Berangkat dari konteks sejarah multietnis Sumatera Utara, penelitian ini menyoroti bagaimana pertemuan lintas etnis—Jawa, Sunda, Madura, Betawi, Melayu, hingga Cina—dikontruksi melalui stereotipe, konflik, serta relasi kuasa. Lulofs, penulis perempuan keturunan Belanda, menempatkan pengalaman personalnya di Deli sebagai latar sekaligus medium untuk menggambarkan realitas sosial yang terfragmentasi. Dengan memanfaatkan perspektif sosiologi sastra, analisis diarahkan pada dua aspek utama: pertama, kemajemukan etnis sebagai fondasi masyarakat Deli yang dibentuk oleh migrasi dan kolonialisasi; kedua, konflik interseksi yang muncul sebagai konsekuensi dari perbedaan identitas dan representasi etnis dalam narasi. Novel Kuli menampilkan stereotipe etnis secara berlapis: orang Betawi yang digambarkan angkuh, Madura yang keras, Sunda yang santun, hingga Cina yang dipisahkan secara sosial-ekonomi. Stereotipe ini tidak hanya menjadi penanda identitas, tetapi juga sumber konflik yang memuncak pada kekerasan antarkelompok. Interseksi antaretnis digambarkan ambigu—di satu sisi melahirkan solidaritas “saudara kapal,” di sisi lain memicu eksklusi dan kriminalisasi. Novel Kuli, dengan demikian, menghadirkan pluralitas sebagai arena ketegangan, di mana representasi etnis beroperasi dalam kerangka kolonial yang memperkuat hierarki sosial.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ELTP

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Physics Social Sciences

Description

ELT Prima is refered journal, published twice a year. An attempt is made to mantain a balanced coverage of language, literature, culture, teaching,pshycs, and ...