Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas, reliabilitas e-modul kimia berbasis kearifan lokal terintegrasi model Culturally Responsive Transformative Teaching. Model CRTT ini penting karena memberikan ruang bagi siswa untuk memahami konsep melalui integrasi budaya. Integrasi kearifan lokal penting untuk membangun relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, memudahkan pemahaman konsep yang abstrak, dan melatih berpikir kritis siswa. E-modul ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode pengembangan yang digunakan adalah R&D dengan model 4D. Tahap define dilakukan analisis capaian dan tujuan pembelajaran, materi, siswa, dan kearifan lokal. Tahap design dilakukan penyusunan instrumen, outline dan isi e-modul, serta e-modul prototype I. Tahap develop dilakukan uji validitas e-modul prototype I, revisi, dihasilkan e-modul prototype II, dan dilakukan uji coba e-modul yaitu uji kepraktisan dan keefektifan. Tahap disseminate akan dilakukan penyebaran e-modul melalui website Simplebooklet, sekolah penelitian dan publikasi jurnal. Metode validasi yang digunakan yaitu metode Aiken’s V dan metode reliabilitas menggunakan metode Percentage of Agreement. Validasi dilakukan dengan cara menganalisis aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, tampilan, dan orientasi model CRTT dari e-modul yang dikembangkan. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli dan analisis data menggunakan indeks Aiken’s V dan Borich untuk analisis reliabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu e-modul kimia berbasis kearifan lokal terintegrasi model CRTT mendapatkan nilai yang sangat tinggi dengan nilai validitas sebesar 81% tergolong sangat valid dengan rincian validitas isi sebesar 80%, aspek penyajian 84%, bahasa 78%, tampilan 78%, dan orientasi model 81% serta nilai reliabilitas dari tim validator diperoleh rata-rata 93% termasuk reliabel. E-modul dinilai layak dan reliabel digunakan sebagai media pembelajaran guna mendukung pembelajaran mandiri, interaktif, dan kontekstual untuk membantu siswa mengembangkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini berimplikasi positif dalam pembelajaran kimia yaitu memiliki potensi meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman konsep siswa, dan mengembangkan berpikir kritis sehingga meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, e-modul juga dapat menjadi alternatif bahan ajar bagi guru dan mendukung pembelajaran digital di sekolah.
Copyrights © 2025