Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Vol 7 No 03 (2025): Desember

HUBUNGAN REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU AGRESI VERBAL PADA PASANGAN SUAMI ISTRI DI KOTA KUPANG

Ningsih (Unknown)
M.K.P Abdi Keraf (Unknown)
Juliana M.Y Benu (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Dec 2025

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku agresi verbal pada pasangan suami istri di Kelurahan Fatululi, Kota Kupang. Latar belakang penelitian ini adalah didasarkan pada kasus perceraian pertahun dimana sekitar 70% diakibatkan oleh kasus perselisihan dalam rumah tangga. Menurut BPS (2023) kota Kupang menjadi kota yang paling banyak mencatat kasus perceraian yang diakibatka perselisihan dan pertengkaran dalam rumah tangga. Kasus terbaru lainnya terdapat 2 kasus kekerasan dalam rumah tangga pada tahun 2024 di Kelurahan Fatululi. Adanya konflik dalam rumah tangga sering kali dipicu oleh ketidakmampuan individu dalam mengelola emosinya secara adaptif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku agresi verbal pada pasangan suami istri di Kelurahan Fatululi, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 164 subyek, yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner menggunakan skala regulasi emosi dan agresi verbal yang telah divalidasi. Hasil korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang signifikan (r = -0,666; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah agresi verbal. Regulasi emosi menyumbang 44,4% variansi pada agresi verbal, memperkuat pentingnya kemampuan ini dalam meredam konflik dalam rumah tangga ABSTRACT This study aims to determine the relationship between emotional regulation and verbal aggression behavior in married couples in Fatululi Village, Kupang City. The background of this study is based on divorce cases per year where around 70% are caused by cases of disputes in the household. According to BPS (2023), Kupang City is the city with the most recorded cases of divorce due to disputes and quarrels in the household. Another recent case was 2 cases of domestic violence in 2024 in Fatululi Village. Conflict in the household is often triggered by the inability of individuals to manage their emotions adaptively. Therefore, this study aims to determine the relationship between emotional regulation and verbal aggression behavior in married couples in Fatululi Village, Kupang City. The study used a quantitative correlational approach involving 164 participants, selected using simple random sampling. Data collection employed adapted and validated scales for emotional regulation and verbal aggression. Pearson correlation results showed a significant negative relationship (r = -0.666, p < 0.001), indicating that the higher the emotional regulation, the lower the verbal aggression. Emotional regulation accounted for 44.4% of the variance in verbal aggression, confirming its pivotal role in mitigating harmful communication within marriage.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

MA

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Dentistry Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and ...