Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi aliran materian dan evektivitas proses produksi pada UMKM KeripikTempe Samutut melalui perancangan ulang tata letak fasilitas menggunakan metode Activity Reelationship Chart (ART) dan Total Closeness Rating (TCR). Permasalahan utama yang ditemukan pada tata letak eksisting adalahaliran material yang tidak searah, jarak perpindahan yang terlalu jauh, serta terjadinya backtracking yang menyebabkan meningkatnya waktu dan biaya penanganan material. Metode ARC digunakna untuk menganalisis kedekatan fungsional antar area menjadi dasar produksi beerdasarkan hubungan kualitatif, sedangkan TCR menghasilkan prioritas kuantitatif yang menjadi dasar penyusunan tata letak baru. Hasil analisis menunjukan adanya sejumlah area dengan nilai keterkaitan tinggi, seperti gudang penyimpanan, ruang pengemasan, dan area mesin potong tempe, sehingga perlu ditempatkan berdekatan dalam usulan layout. Tata letak baru yang dirancang memberikan alur proses yang lebih linear, meminimalkan perpindahan yang tidak perlu, serta meningkatkan kontrol kebersihan dan efektivitas koordinasi operasional secara keseluruhan. Implementasi metode ARC dan TRC menghasilkan tata letak yang lebih efisien dibandingkan kondisi eksisting dan berpotensi menigkatkan produktivitas serta daya saing UMKM Keripik Tempe Samutut.
Copyrights © 2025