Penelitian ini mengkaji fenomena reduplikasi dan komposisi dalam lirik lagu-lagu album musik Indonesia yang dirilis pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap lirik lagu dari empat album representatif: "Berharap Pada Timur" (Salma Salsabil), "Merangkai" (Ziva Magnolya), "ambiVert" (Raisa), dan "Obrolan Jam 3 Pagi" (Lomba Sihir). Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis reduplikasi yang digunakan dalam lirik lagu album Indonesia 2025, menganalisis fungsi reduplikasi dalam konstruksi makna lirik, mengkaji komposisi struktur lirik dari aspek tema, rima, dan pola naratif, serta mendeskripsikan hubungan antara reduplikasi dan komposisi dalam menciptakan nilai estetis lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi penuh (dwilingga) mendominasi penggunaan kata ulang dalam lirik lagu dengan fungsi utama sebagai intensifikasi makna dan penekanan emosional. Komposisi lirik menunjukkan pola struktural yang bervariasi dengan dominasi tema introspektif dan romantis. Penggunaan reduplikasi dan komposisi yang tepat berkontribusi signifikan terhadap nilai estetis dan daya komunikatif lirik lagu pop Indonesia kontemporer. Kata Kunci: reduplikasi, komposisi lirik, morfologi, stilistika, linguistik, musik Indonesia
Copyrights © 2025