Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor serta solusi dari campur kode yang terjadi pada mahasiswa saat presentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menjelaskan hasil data berupa deskripsi. Subjek penelitian ialah 10 responden dari mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lambung Mangkurat angkatan 2024 kelas A-1 dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang dibagikan kepada subjek penelitian dan kajian pustaka dari beberapa peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa pernah menggunakan campur kode saat presentasi, baik secara sadar maupun tidak. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini meliputi kebiasaan berbicara sehari-hari, penggunaan bahasa pertama, rasa gugup, serta kesulitan mencari kata yang tepat dalam bahasa Indonesia baku. Selain itu, penggunaan campur kode juga bertujuan agar audiens lebih mudah memahami apa yang disampaikan. Untuk mengatasinya, mahasiswa melakukan beberapa upaya seperti memperbaiki cara berbicara secara langsung, berlatih menggunakan bahasa yang lebih formal, serta meningkatkan kesadaran berbahasa melalui membaca dan berlatih berbicara.
Copyrights © 2025