Makalah ini membahas fenomena morfologis reduplikasi dalam cerita pendek "Wadon" karya Dinda Pranata dengan mengkaji bentuk dan makna. Reduplikasi merupakan proses pengulangan kata atau morfem ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif metode studi pustaka. Hasil itu menunjukan bahwa bentuk reduplikasi yang dominan adalah reduplikasi penuh, dari segi makna reduplikasi tidak hanya berfungsi sebagai penanda jamak, tetapi juga ekstensi makna semantik, seperti menggambarkan sikap (malu-malu), menyatakan perbuatan (mencorat-coret), atau menekankan intensitas (mentah-mentah). temuan ini menegaskan bahwa reduplikasi dalam cerpen penting untuk membentuk variasi bahasa, memperkuat penggambaran karakter, suasana, dan peristiwa, serta menambah dimensi artistik dan emosional dalam karya sastra cerita pendek.
Copyrights © 2025