Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat membawa dampak besar bagi dunia pendidikan. Di satu sisi, teknologi memudahkan proses belajar, namun di sisi lain dapat menimbulkan dehumanisasi yaitu menurunnya nilai-nilai kemanusiaan, adab, dan spiritualitas peserta didik. Fenomena ini terjadi ketika proses pendidikan hanya terfokus pada aspek teknis dan hasil, tanpa memperhatikan pembentukan karakter dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana filsafat pendidikan Islam dapat menjadi solusi dalam menghadapi dampak dehumanisasi teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian perpustakaan, yaitu menelaah berbagai literatur ilmiah, jurnal, buku, dan penelitian terbaru yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam dengan konsep tauhid, adab, dan insan kamil dapat menjadi dasar untuk membangun pendidikan yang berpusat pada manusia. Nilai-nilai etika digital, peran guru sebagai teladan moral, serta integrasi nilai spiritual dalam pembelajaran sangat penting untuk membentuk generasi beradab di era digital. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam tetap relevan sebagai panduan moral dan arah pembinaan karakter di tengah kemajuan teknologi
Copyrights © 2025