Penerapan teknologi informasi dalam dunia pendidikan telah mendorong perubahan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran, salah satunya melalui penggunaan Computer Based Test (CBT). Di sisi lain, motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti pembelajaran, terutama di jenjang sekolah dasar yang memiliki karakteristik khusus dalam hal kesiapan teknologi. Maka dari itu, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi penggunaan CBT dalam asesmen sumatif dengan motivasi belajar siswa kelas IV MI Badrussalam Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel berjumlah 20 siswa yang dipilih secara purposive, yaitu siswa yang telah mengikuti asesmen sumatif berbasis CBT. Instrumen penelitian berupa angket persepsi penggunaan CBT dan angket motivasi belajar, kedua angket ini menggunakan skala Likert 5 poin untuk mengukur respon peserta. Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment setelah terlebih dahulu dilakukan uji normalitas. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang positif, sedang, dan signifikan antara persepsi penggunaan CBT dan motivasi belajar siswa (r = 0,493; sig. = 0,027). Artinya, semakin baik persepsi didwa terhadap CBT, maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen berbasis teknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi evaluasi, tetapi juga dapat mendukung keterlibatan afektif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan asesmen yang adaptif dan relevan untuk peserta didik di jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2025