Teori perkembangan sosial-emosi Erikson menyediakan kerangkan dalam memahami perkembangan seseorang dan konflik psikososial yang dihadapi pada setiap tahapannya. Teori ini memiliki dampak yang positif bagi peserta didik ketika dapat diterapkan secara efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru dalam mengembangkan kurikulum yang juga mendukung perkembangan sosial dan emosi peserta didik secara keseluruhan. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data studi kepustakaan. Sumber data yang digunakan berupa: Artikel ilmiah, jurnal, E-book, skripsi dan tesis. Kemudian analisis data dilakukan dengan teknik desktiptif untuk dapat menggambarkan secara jelas fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori perkembangan sosial-emosi Erikson dapat membantu peserta didik dalam perkembangan psikososialnya. Teori ini juga dapat membantu peserta didik dalam mencari identitas, minat serta bakat sebagai bekal untuk masa depan. Namun penerapannya belum sepenuhnya efektif karena beberapa faktor seperti kurangnya pemahaman guru terhadap teori ini. Kurangnya pelatihan formal bagi guru untuk menerapkan teori ini dalam pembelajaran dan pengetahuan tentang hubungan perkembangan sosial-emosi peserta didik dengan pembelajaran.
Copyrights © 2025