Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pembelajaran matematika konvensional menuntut penerapan model pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri 18 Barru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non-randomized pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 18 Barru yang berjumlah 147 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas VII.1 (22 orang) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 (24 orang) sebagai kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen adalah pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan scaffolding dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan komunikasi matematis. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen adalah 81,1 dalam kategori tinggi dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 0,8 dalam kategori tinggi serta mencapai 86% siswa tuntas secara klasikal, sedangkan nilai rata-rata posttest siswa kelas kontrol adalah 68,5 dalam kategori cukup dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 0,6 dalam kategori sedang. Hasil analisis statistik inferensial untuk dua hipotesis menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif STAD dengan scaffolding efektif secara signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII SMP Negeri 18 Barru.
Copyrights © 2025