Keterampilan literasi sains merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21 karena mendorong peserta didik untuk bersikap reflektif dan terlibat dalam penyelesaian masalah berbasis sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan instrumen penilaian literasi sains yang terintegrasi dengan kearifan lokal permainan tradisional kapal otok-otok. Proses pengembangan menggunakan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen divalidasi oleh ahli dan diuji pada 37 peserta didik kelas XI di SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil validasi menunjukkan kategori sangat valid untuk isi, konstruksi, dan bahasa, dengan persentase di atas 87%. Sebanyak 80% butir soal dinyatakan valid secara empiris dan reliabilitas instrumen berada pada kategori tinggi (0,7885). Profil literasi sains peserta didik didominasi oleh kategori rendah dan sangat rendah. Instrumen ini dinyatakan layak digunakan dalam konteks pembelajaran berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2025