Holistik Jurnal Kesehatan
Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9

Hubungan beban kerja terhadap stres kerja di PT X

Siregar, Nurul Syahputri (Unknown)
Salianto, Salianto (Unknown)
Indriani, Fatma (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Dec 2025

Abstract

Background:  Work stress is a psychological and physiological response that occurs when job demands exceed a person's coping capacity. This condition can negatively impact employee mental and physical health and productivity. Purpose: To analyze the relationship between workload and job stress among employees at PT X. Method: This study used a quantitative correlational approach with a total sampling technique involving 37 respondents. Data were collected through a questionnaire and analyzed using the Spearman Rank test. Results: Based on the study results, 30 (81.1%) employees had a high level of workload, and 21 (56.8%) respondents had a high level of workload. The results of the bivariate analysis using the Spearman Rank test showed a probability or significance value of 0.00 (<0.05), indicating a significant relationship. Furthermore, a correlation value of (+) 0.756 indicates a strong correlation between the two variables, and a positive value indicates a unidirectional correlation. Thus, there is a significant and unidirectional relationship between workload and job stress in this study. Conclusion: There is a significant and strong relationship between workload and job stress. The higher the workload, the higher the level of work stress experienced by employees.   Keywords: Employees; Workload; Work Stress.   Pendahuluan: Stres kerja merupakan respons psikologis dan fisiologis yang muncul ketika tuntutan pekerjaan melebihi kapasitas individu untuk mengatasinya. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental, fisik, serta produktivitas karyawan. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara beban kerja terhadap stres kerja pada karyawan PT X. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling terhadap 37 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasi: Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 30 (81.1%) karyawan memiliki tingkat beban kerja dengan dan stress kerja  tinggi 21 (56.8%) responden. Hasil analisis bivariat dengan metode Spearmanrho menunjukkan nilai probabilitas atau signifikansi 0.00 (< 0.05) yang artinya terdapat hubungan signifikan. Selain itu, nilai korelasinya adalah (+) 0.756 yang mempunyai arti bahwa korelasi/hubungan kedua variabel bernilai kuat dan nilai yang positif menunjukkan korelasi yang searah. Jadi, terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada penelitian ini dengan nilai yang signifikan dan searah. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara beban kerja dengan stres kerja. Semakin tinggi beban kerja yang diterima, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dirasakan oleh karyawan.   Kata Kunci: Beban Kerja; Karyawan; Stres Kerja.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

hjk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...