Upaya peningkatan literasi membaca di sekolah dasar perlu didukung oleh media belajar yang mampu menghadirkan pengalaman membaca yang lebih interaktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kemampuan literasi membaca siswa kelas V SDIT Bunaya Pekanbaru melalui pemanfaatan media Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr EDU. Program difokuskan pada pembelajaran teks bertema “Upacara Adat” yang dipadukan dengan visualisasi 3D rumah adat Indonesia sebagai sarana eksplorasi budaya. Penilaian literasi mencakup empat indikator, yaitu literal, inferensial, evaluatif, dan reflektif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru dan siswa dalam proses perencanaan, implementasi, dan refleksi. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi membaca dari 61,2 (pretest) menjadi 84,5 (posttest), atau meningkat 38%, dengan capaian tertinggi pada indikator inferensial dan reflektif. Selain peningkatan akademik, kegiatan ini menumbuhkan minat baca serta apresiasi budaya lokal melalui pengalaman belajar multimodal. Temuan ini menegaskan efektivitas AR sebagai media pembelajaran yang mendukung pemahaman bacaan dan penguatan identitas budaya. Untuk keberlanjutan program, sekolah didorong mengembangkan komunitas literasi digital serta memperluas integrasi AR pada materi tematik lain agar ekosistem literasi berbasis teknologi dapat terbentuk secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025