Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi

PENGARUH PENAMBAHAN DIFA SOIL STABILIZER PADA LAPISAN FONDASI JALAN YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN SEMEN (SOIL – CEMENT STABILIZATION) (TINJAUAN TERHADAP NILAI BATAS-BATAS ATTERBERG TANAH)

Alyani, Alifa Innasa (Unknown)
Bachtiar, Vivi (Unknown)
Priadi, Eka (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Dec 2025

Abstract

Stabilisasi tanah menggunakan semen merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki daya dukung suatu struktur lapisan perkerasan yang berdiri di atasnya. Namun, efektivitas stabilisasi sering dipengaruhi oleh suatu karakteristik plastisitas tanah, sehingga diperlukannya bahan tambahan yang mampu memperbaiki sifat indeks plastisitas tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh penambahan DIFA Soil Stabilizer sebesar 2%, 6%, dan 12% terhadap perubahan nilai Batas-batas Atterberg pada tanah yang distabilisasi menggunakan semen 7% dengan waktu pemeraman (curing time) 0, 7, dan 14 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kombinasi semen dan DIFA Soil Stabilizer menurunkan nilai batas cair (LL) menjadi 40,753%, nilai batas plastis meningkat menjadi 33,418%, nilai batas susut menurun menjadi 18,429%, serta nilai indeks plastisitas turun menjadi 7,335%, sehingga tanah memenuhi persyaratan sebagai material subgrade kelas B. Kata kunci: Stabilisasi tanah, DIFA Soil Stabilizer, Batas-batas Atterberg, Semen. Abstract Soil stabilization using cement is one way to improve the bearing capacity of a pavement structure. However, the effectiveness of stabilization is often influenced by the soil's plasticity characteristics, necessitating additional materials that can improve the soil's plasticity index. The purpose of this study was to analyze the effect of adding 2%, 6%, and 12% DIFA Soil Stabilizer on changes in the Atterberg Limits of soil stabilized using 7% cement with curing times of 0, 7, and 14 days. The results showed that the combination of cement and DIFA Soil Stabilizer reduced the liquid limit (LL) to 40.753%, the plastic limit increased to 33.418%, the shrinkage limit decreased to 18.429%, and the plasticity index decreased to 7.335%. Therefore, the soil met the requirements for class B subgrade material. Keywords: Soil stabilization, DIFA Soil Stabilizer, Atterberg Limits, Cement.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kohesi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Computer Science & IT Education Energy Engineering Other

Description

Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh CV SWA Anugrah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (Juli dan Desember). Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan ...