sehingga diperlukannya penanganan dengan pemberian layanan bimbingan dan konseling yaitu layanan bimbingan kelompok melaui film animasi sebagai media utama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan Self – Tolerance siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Etode yang digunakan dalam penelitian ini pre-eksperiment dengan desain one group pretest-posttest, dengan sbjek penelitian sebanyak dua belas orang siswa. Untuk mengukur tingkat Self – Tolerance dilakukan dengan skala Self – Tolerance. Analisi data pada penelitian ini menggunakan Uji Wicoxon, adapun hasil peroehan analisis pada penelitian ini 0,012 < 0,05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak, adapun kesimpuan yang diperoleh yaitu Layanan Bimbingan Kelompok melaui Film Animasi Efektiv untuk Meningkatkan Self -Tolerance Siswa.
Copyrights © 2025