Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sosialisasi dan pemberlakuan program e-KTP menggunakan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dusun Masahan, RT 03 dan RT 04 Trirenggo, Bantul, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data dari berbagai elemen masyarakat, termasuk warga, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang efektif sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat e-KTP dan aplikasi IKD. Keterlibatan tokoh masyarakat dan Dinas Dukcapil dalam proses sosialisasi berkontribusi pada keberhasilan program ini. Namun, tantangan yang dihadapi termasuk tingkat literasi digital yang bervariasi di antara masyarakat, yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengakses dan menggunakan aplikasi. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan semua warga dapat memanfaatkan aplikasi IKD dengan baik. Evaluasi berkala terhadap proses sosialisasi dan penerimaan masyarakat juga penting untuk memberikan umpan balik yang berguna bagi perbaikan program di masa mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan program e-KTP di daerah lain dan meningkatkan kualitas administrasi kependudukan di Indonesia secara keseluruhan
Copyrights © 2025