Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Namun, limbah ini masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai guna, salah satunya adalah sabun cuci. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan sabun cuci. Survei dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah pelatihan, sedangkan wawancara dan observasi digunakan untuk memahami pengalaman peserta serta efektivitas kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu persiapan bahan dan alat, sosialisasi mengenai dampak negatif minyak jelantah terhadap lingkungan dan kesehatan, pelatihan teknis pembuatan sabun cuci, serta evaluasi hasil kegiatan. Pelatihan diberikan secara langsung kepada kelompok masyarakat di lingkungan tempat tinggal yang telah ditentukan, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah minyak jelantah dan kemampuan mereka dalam memproduksi sabun cuci secara mandiri. Selain itu, masyarakat mulai melihat potensi ekonomi dari produksi sabun ini sebagai peluang usaha rumah tangga. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara lokal. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan yang dapat direplika di wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa.
Copyrights © 2025