Kesehatan mental pada masa remaja merupakan periode krusial untuk membentuk kebiasaan sosial dan emosional yang esensial bagi kesehatan mental jangka panjang. Literasi kesehatan mental sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial remaja untuk memperkuat kesejahteraan psikologis dalam mengelola emosi positif dan mencapai kepuasan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis pada masa emerging adulthood. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 184 remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Literasi kesehatan mental diukur menggunakan skala MHL yang disusun berdasarkan dimensi-dimensi MHL dari Jung, Sternberg, dan Davis (2016), sementara kesejahteraan psikologis diukur menggunakan skala PMH yang disusun berdasarkan dimensi-dimensi PMH dari Sequeira dkk. (2024). Analisis data dilakukan menggunakan teknik uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya tidak ada hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian pada cakupan yang lebih luas dan menambah jumlah sampel penelitian agar jawaban responden lebih bervariasi.
Copyrights © 2025