Articles
62 Documents
Deteksi Dini Kanker Serviks Mengenai Pentingnya Pemeriksaan IVa di Kodim 1401 Majene
Darmin Dina;
Erna, Erna;
Wahyuni, Sri;
Husain, Nurfadila
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i1.143
Pendahuluan: Angka kejadian kanker serviks yang masih cukup tinggi dipengaruhi oleh perilaku deteksi dini yang masih rendah. Beberapa puskesmas di kabupaten Majene telah memiliki program pemeriksaan IVA tes, namun capaian masih rendah karena motivasi ibu untuk melakukan deteksi dini masih kurang. Metode: Reproductive Organ Self Examination (ROSE) merupakan metode sederhana yang dapat dilakukan oleh para ibu sendiri untuk melakukan mengetahui adanya masalah di organ reproduksinya. Pendidikan kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang kanker serviks. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan perilaku ibu di wilayah Kabupaten Majene yang kali ini dilakukan di Kodim 1401 Majene dalam melakukan deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA serta teknik ROSE. Metode pelaksanaan adalah dengan penyuluhan materi kanker serviks dan ROSE serta penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan IVA, dan dilanjutkan dengan tanya jawab dengan peserta. Hasil: Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan sikap ibu dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Beberapa ibu mampu menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan IVA dan berkeinginan memeriksakan IVA menunjukkan bahwa adanya peningkatan motivasi setelah pelaksanaan kegiatan penyuluhan. Kesimpulan: pelatihan deteksi dini kanker serviks melalui metode ROSE dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan deteksi dini dalam upaya mengendalikan kanker serviks. Setelah pelaksanaan pengabdian masyarakat ini diharapkan ibu akan tetap rutin melakukan deteksi dini dengan didukung peran aktif kader dan tenaga kesehatan
Penyuluhan tentang Persiapan Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Pustu Bonde Utara
Darmin Dina;
Nurhasanah, Siti;
Nurfadilah, Nurfadilah
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i1.144
Persiapan persalinan yang direncanakan bersama bidan diharapkan dapat mengurangi ketidaksiapan ibu saat persalinan dan meningkatkan ibu akan menerima asuhan yang optimal. Penyuluhan ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan. Penyuluhan ini dilakukan dengan mengumpulkan ibu hamil pada Trimester III. Populasi adalah semua ibu hamil trimester III berjumlah 12 ibu hamil, Sampel penyuluhan adalah total populasi yaitu 12 ibu hamil. Output dari penyuluhan ini menunjukkan pengetahuan ibu hamil sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 (100%) dan perilaku ibu hamil dalam persiapan persalinan sebagian besar perilaku positif sebanyak 12 (100%). Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Pustu Bonde utara.
Persiapan dan Pertolongan Persalinan di BPM Masjawiyah Darma
Darmin Dina;
Marisa, Marisa
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i1.146
Kehamilan dan persalinan adalah momen yang membahagiakan bagi setiap calon ibu. Namun, tidak bisa dipungkiri menjalani kehamilan dan persiapan melahirkan saat pandemi virus corona (COVID-19) dapat menambah kecemasan sang ibu. Masa Pandemi COVID-19 menjadi suatu masalah bagi ibu hamil yang akan menghadapi persalinan karena memiliki risiko penularan yang cukup tinggi baik pada ibu maupun janin. Pada Maret 2020 WHO (World Health Organization) mengumumkan COVID-19 menjadi pandemi dengan jumlah kasus sebanyak 634.835 dan 33.106 kasus kematian di seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia terdapat 1.528 kasus positif COVID-19 dan 136 kasus kematian. Untuk kelompok ibu hamil, terdapat 4,9% terkonfirmasi positif COVID-19. Data ini menunjukkan bahwa ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir juga merupakan sasaran yang rentan terhadap infeksi COVID-19 dan kondisi ini dikhawatirkan akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi baru lahir. Persiapan persalinan perlu diketahui oleh ibu hamil apalagi di masa pandemi untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu perlu dilakukan sebuah kegiatan berupa pemberian pendidikan kesehatan mengenai persiapan persalinan saat pendemik COVID-19 di Poskeskel Tanah Kali Kedinding. Adapun tujuan dari dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang persiapan persalinan saat pendemik COVID-19 di BPM Masjawiyah Darma. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan di BPM Masjawiyah Darma. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pertolongan persalian kepada ibu yang akan melahirkan di BPM Masjawiyah Darma.
Pemberian Makanan Tambahan dalam Mengurangi Angka Stunting
Yulianah Sulaiman;
M. Abdul;
Diah Triputri
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i1.147
Pendahuluan: Tingginya angka stunting di Indonesia, yakni dari 34 provinsi hanya ada dua provinsi yang jumlahnya di bawah 20% (batas angka stunting dari WHO). Untuk mengatasinya, pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stunting melalui beberapa kebijakan kesehatan. Kebijakan tersebut berupa program yang dicanangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di antaranya Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). pemberian makanan tambahan pada anak usia sekolah dasar diperlukan dalam rangka meningkatkan asupan gizi untuk menunjang kebutuhan gizi selama di sekolah dan di usianya saat remaja. Makanan tambahan yang diberikan dapat berbentuk makanan keluarga berbasis pangan lokal dengan resep-resep yang dianjurkan.Makanan lokal lebih bervariasi namun metode dan lamanya memasak sangat menentukan ketersediaan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Suplementasi gizi dapat juga diberikan berupa makanan tambahan pabrikan, yang lebih praktis dan lebih terjamin komposisi zat gizinya. Metode: pembagian biskuit yang mengandung zat gizi tinggi akan vitamin, disela pembagian biskuit juga dilakukan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya pemberian makanan tambahan bagi balita. Hasil: Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan sikap ibu pentingnya pemberian makanan tambahan bagi balita. Kesimpulan: Kegiatan pembagian makanan tambahan dan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya pemberian makanan tambahan bagi balita memberikan manfaat yang sanagt luarbiasa terhadap peningkatan gizi dan tidak kalah pentingnya pengetahuan ibu dapat bertambah.
Penyuluhan tentang Deteksi Dini Kanker Payudara di Pustu Bonde Utara
Darmin Dina;
Risma, Risma;
Suharni, Suharni
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i1.148
Kanker payudara merupakan masalah kesehatan utama baik di dunia maupun di Indonesia karena tingginya angka kejadian yang di yakini sangat berkaitan dengan beberapa faktor risiko yang mempengaruhinya. Penyuluhan ini bertujuan untuk menganalisis determinan kanker payudara pada wanita. Penyuluhan ini dilakukan dengan mengumpulkan wanita usia subur yang rawan tekena kanker payudara. Dimana selain melakukan penyuluhan narasumber juga melakukan wawancara mendalam tehadap peserta penyuluhan yang bertujuan mengetahui factor determinan terjadinya kanker payudara. . Hasil penyulihan di peroleh data Usia menarche merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian kanker payudara pada wanita. Berdasarkan hasil wawancara yang diperoleh saat penyuluhan dilakukan dapat disimpulkan bahwa faktor risiko terbesar dari kanker payudara adalah faktor hormonal.
Pelatihan Analisis Data Statistik dengan Software SPSS dalam Pembelajaran Biostatistik Deskriptif
Junaedi, Junaedi;
Wahab, Abdul
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i2.149
Dalam proses perkuliahan di STIKes Bina Bangsa Majene masih secara pasif termasuk dalam pembelajaran Biostatistik Deskriptif, dimana pembelajaran Biostatistik Deskriptif ini memiliki hitungan yang rumit dengan grafik serta gambar yang berdimensi tiga yang memerlukan media visual dalam menyelesaikan persoalan perhitungan Biostatistik Deskriptif dan sebagian mahasiswa di perguruan tinggi tersebut beranggapan bahwa materi statistika sangat rumit terutama pada proses analisis data yang memerlukan ketelitian serta kecermatan dalam perhitungannya. Dalam permasalahan tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di STIKes Bina Bangsa, merupakan Pelatihan dalam menggunakan aplikasi SPSS untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran Biostatistik Deskriptif khususnya pada materi statistik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan praktik. Kegiatan ini bertujuan, sebagai kewajiban dosen dengan urusan Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga membekali para peserta tentang pengetahuan dan teknik menyajikan data. Kegiatan ini hanya terbatas mengenai pengetahuan tentang analisis statistik deskriptif yang meliputi pembuatan tabel frekuensi, cara menganalisis statistik deskriptif dan cross tabulasi.
Penyuluhan Pentingnya Menutup Tempat Penampungan Air Di Rumah Tangga Dusun Kanang Pulao (Door To Door)
Rifai, Ahmad
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i2.151
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) (bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan. Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakin bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Di Indonesia Demam Berdarah pertama kali ditemukan di kota Surabaya pada tahun 1968, dimana sebanyak 58 orang terinfeksi dan 24 orang diantaranya meninggal dunia (Angka Kematian (AK): 41,3 %). Dan sejak saat itu, penyakit ini menyebarluas keseluruh Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui pemahaman warga cara mencegah dan mengatasi DBD yang baik dan benar dengan menutup Tempat Penampungan Air.Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan menggunakan kuesioner. Dari Segi Pengetahuan, masyarakat belum begitu mengetahui dan memahami tentang pentingnya menutup tempat penampungan air yang ada di dalam rumah atau berada diluar rumah dan beberapa warga menganggap hal tersebut tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mereka dengan penyakit yang dapat disebabkan oleh vektor nyamuk misalnya penyakit DBD (Demam berdarah Dengue). Dari aspek Sikap, kurang peduli terhadap bahaya yang mungkin ditimbulkan jika menutup tempat penampungan air sebagaian warga yang menjadi sasaran penyuluhan masih belum menjadikan kegiatan 3 M (menguras,membersihkan dan menutup) menjadi kegiatan yang perlu dilakukan untuk mencegah perkembang biakan nyamuk Aedes aegepty penyebab penyakit DBD (demam berdarah dengue). Dari aspek Tindakan, masih sedikit Warga yang melakukan pengurasan tempat penampungan air secara langsung.
Pemasangan Implant Gratis di Balai KB Wilayah Kerja Puskesmas Batupanga Tahun 2023
Wulandari, Evi
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i2.152
Keluarga berencana merupakan program skala nasional yang dikelola oleh Badan Keluarga Berencana Nasional. Keluarga berencana adalah suatu usaha untuk menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan memakai kontrasepsi. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan alah satu alat kontrasepsi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu pemerintah mencapai cakupan penggunaan kontrasepsi jangka panjang melalui konseling dan pemasangan secara gratis. Adapun Instansi yang kami ajak kerja sama adalah Puskesmas Batupanga. Hasil wawancara singkat dengan akseptor KB, kebanyakan mereka memilih pil dan suntik karena takut untuk menggunakan implan dan IUD. Ketakutan tersebut disebabkan oleh cara pemasangan dan efek samping yang dapat ditimbulkan. Hasil yang telah dicapai pada pengabdian ini adalah meningkatnya jumlah pemasangan akseptor KB Implant di Wilayah Kerja Puskesmas Batupanga. harapan kedepannya cakupan penggunaan KB implant semakin meningkat dan program dapat terlaksana secara berkala. Sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, penulis melakukan study pendahuluan untuk kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat selanjutnya membuat persiapan dalam rangka pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan membuat beberapa perencanaan, diantaranya menentukan metode penyuluhan, dengan metode ceramah, diskusi, Tanyajawab dan praktik/ pemasangan KB. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Balai KB Wilayah Kerja Puskesmas Batupanga. Dengan jumlah peserta 24 orang dengan didampingi oleh 3 bidan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelayanan KB secara gratis bagi masyarakat, untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya KB bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk menjarangkan kehamilannya dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.
Skrining dan Edukasi Hipertensi di Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Tahun 2023
Asmuni, Asmuni
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i2.153
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai di masyarakat danmerupakan penyakit yang terkait dengan sistem kardiovaskuler. Hipertensi memang bukan penyakit yang menular, namun kita juga tidak bisa menggapnya sepele. Berdasarkan penyebab hipertensi dibagi menjadi 2 golongan yaitu hipertensi primer yangtidak diketahui penyebabnya (idiopatik) dan hipertensi sekunder yaitu hipertensi yang disebabkan oleh penyaki lain, Selayaknya kita harus waspada. Sampai saat ini, usaha-usaha baik untuk mencegah maupun mengobati penyakit hipertensi belum berhasil sebelumnya, hal ini dikarenakan banyak faktor penghambat yang mempengaruhi seperti kurangnya pengetahuan tentang hipertensi dan juga keperawatannya. Rata-rata prevalensi penderita hipertensi di seluruh Indonesia adalah 31,7%. Diperkirakan bahwa pada tahun 2025 persentase orang dengan hipertensi akan meningkat 24% di negara maju dan 80% di negara berkembang. Pencegahan dan pemantauan hipertensi dapat dilakukan melalui program Skrening Hipertensi. Berdasarkan survey di Puskesmas di wilayah Puskesmas Banggae Khususnya di Kelurahan Pangaliali menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan kesadaran secara rutin masih kurang. Lokasi pengabdian masyarakat ini dilaksanakan diwilayah Puskesmas Banggae I di kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Dengan jumlah peserta sebanyak 42 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahun dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan hipetensi. Metode yang digunakan adalah community diagnostic untuk mengetahui masalah kesehatan utama, dilanjtkan dengan metode konseling untuk memecahkan masalah utama. Pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan hipertensi dapat ditingkatkan dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Masyarakat juga antusias memeriksakan tekanan darah secara mandiri dengan alat yang telah disediakan.
Melatih Fisik dan Psikis Ibu Hamil dalam Persiapan Persalinan melalui Kegiatan Prenatal Gentle Yoga dan Senam Hamil di Poskesdes Lego, Desa Lego, Desa Lego Kec. Tammangalle Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat
Sulfakar, Sukmawati;
Fadhilah, Nur;
Rasmawati, Rasmawati
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56467/bbm.v1i2.154
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan berupa pelatihan kepada para ibu hamil yang berjumlah sekitar 40 orang melalui kegiatan pelatihan senam hamil dan yoga hamil selama 1 minggu di Poskesdes Lego. Khalayak sasaran dalam kegiatan Abdi Masyarakat ini adalah Para ibu hamil yang berjumlah ± 40 orang. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan penyuluhan terllebih dahulu mengenai manfaat dan keuntungan melakukan senam hamil dan yoga hamil kemudian baru melakukan pendampingan akan praktek dari penyuluhan tersebut. Ketersediaan tenaga ahli dari para dosen STIKes Bina Bnagsa Majene dan para tetangga para tetangga pembantu dari mahasiswa, peserta (masyarakat), Nakes (Bidan) setempat sehingga terlaksananya kegiatan Abdi Masyarakat ini. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain dapat nengajarkan ibu-ibu hamil tentang pentingnya senam dan yoga hamil untuk kesehatan dan kesiapan persalinana serta, Membantu Proses Persalinan, membantu untuk mengurangi keluhan saat kehamilan, menjalin komunikasi dengan janin dan mengurangi stress pada ibu hamil