Kepuasan kerja menjadi faktor yang cukup menentukan kinerja dan kualitas ASN dalam memberikan pelayanan publik. Tantangan yang sering dihadapi dalam membentuk kepuasan kerja pegawai yaitu Work-life balance dan burnout, terutama pada lingkungan birokrasi. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis dampak dari variabel work-life balance dan variabel burnout kepada kepuasan kerja dan motivasi kerja sebagai mediasi pada ASN IPDN Kampus Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan survey kepada 75 ASN dengan teknik total sampling. Penelitian menggunakan Instrumen berupa kuesioner berskala Likert, dan analisis data dengan SEM-PLS melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menjelaskan terdapat pengaruh work-life balance secara positif signifikan terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja, sedangkan burnout berdampak secara negatif signifikan terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja terbukti memediasi hubungan antara kedua variabel independen tersebut terhadap kepuasan kerja ASN.
Copyrights © 2025