Dinamika komunikasi pemasaran khususnya e-WOM telah berubah sebagai akibat dari pertumbuhan pesat media sosial dalam lima tahun terakhir. TikTok berkembang pesat sebagai platform berbasis algoritma yang memicu konten viral, termasuk dalam kategori makanan dan minuman (F&B) lokal, jika sebelumnya Instagram adalah medium utama. Dengan menggunakan pendekatan campuran metode, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh e-WOM di TikTok dan Instagram terhadap keinginan untuk membeli produk F&B viral. Data kuantitatif diperoleh melalui survei terhadap 20 responden yang aktif di TikTok dan Instagram yang pernah membeli produk F&B karena rekomendasi online; data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan analisis konten komentar unggahan produk viral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat beli, kepercayaan, dan keterlibatan. Instagram berfokus pada kredibilitas sumber informasi dan estetika konten, sedangkan TikTok lebih terfokus pada pembelian impulsif berbasis viralitas. Hasilnya memperluas pemahaman kita tentang e-WOM 2.0 dalam konteks perdagangan sosial dan memberikan implikasi strategis bagi UMKM dan merek F&B untuk mengoptimalkan pemasaran media sosial.
Copyrights © 2025