Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi di lingkungan pendidikan, termasuk dalam diskusi kelas yang kini banyak dilakukan secara daring. Fenomena ini menimbulkan dinamika baru dalam kesantunan berbahasa, yang menjadi aspek penting untuk menjaga keharmonisan dan efektivitas komunikasi. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji kesantunan berbahasa siswa dalam diskusi kelas daring dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelusuran literatur dilakukan terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, yang membahas kesantunan, interaksi digital di kelas, serta perspektif pragmatik dalam komunikasi daring. Hasil telaah menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa siswa dalam diskusi daring mencakup pemilihan kata yang sopan, penggunaan strategi mitigasi, dan penyesuaian gaya bahasa dengan norma budaya maupun konteks akademik. Faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan antara lain norma budaya, keakraban antarpartisipan, peran guru sebagai moderator, serta fitur teknologi seperti chat box dan emoji yang dapat memperkuat atau melemahkan kesantunan. Kajian pragmatik memberikan kerangka analisis yang komprehensif untuk memahami maksud tuturan dan dampak sosialnya dalam konteks pembelajaran daring. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi pragmatik dan etika berbahasa digital bagi siswa, guru, dan pengembang platform pembelajaran.
Copyrights © 2025