Kegiatan penambangan terbuka membutuhkan sinergi antara alat utama dan alat penunjang di Pit 2 Swakelola, PT Bukit Asam Tbk, ditemukan beberapa kendala seperti rendahnya efektivitas kerja, downtime tinggi, dan ketidaksesuaian antara alat dan kebutuhan lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode ripping dan blasting dalam mendukung produktivitas Excavator PC3000, serta mengevaluasi kontribusi optimalisasi alat penunjang seperti bulldozer, water truck, dan excavator PC210. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi langsung, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi optimalisasi berbasis kondisi aktual dan sistematis mampu meningkatkan produktivitas PC 3000 sebesar lebih dari 20%. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk peningkatan efisiensi operasional di sektor pertambangan batubara, alat penunjang tambang yang tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga mencakup efisiensi waktu, biaya operasional, Efektivitas dalam penelitian ini bertujuan untuk mendukung peningkatan efisiensi operasi tambang secara keseluruhan, dengan meminimalkan waktu henti operasional serta mempercepat pencapaian target produksi. Penelitian difokuskan pada kondisi aktual di PIT 2 Swakelola Tambang Banko Barat PT Bukit Asam, sehingga hasilnya diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis terhadap perumusan kebijakan operasional yang lebih adaptif, efektif, dan produktif.
Copyrights © 2025