Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendekatan andragogi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya pada program best practice percepatan penurunan stunting di kampung keluarga berkualitas lingkar barat, kota bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi delapan prinsip andragogi dalam proses pembelajaran orang dewasa pada program tersebut. metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kader, fasilitator, serta peserta kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh prinsip andragogi telah diterapkan secara nyata. peserta menunjukkan perubahan perilaku dan peningkatan pengetahuan mengenai gizi seimbang, kebersihan, dan pengasuhan anak; mereka belajar melalui praktik langsung seperti kegiatan dapur sehat atasi stunting (DASHAT) dan cuci tangan pakai sabun (CTPS), serta memperoleh pendampingan berkelanjutan tanpa tekanan penilaian. lingkungan belajar yang informal, metode pembelajaran yang bervariasi, serta relevansi materi dengan kebutuhan peserta mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan. Kesimpulannya, penerapan prinsip andragogi dalam program best practice berhasil menciptakan proses pembelajaran yang efektif, partisipatif, dan berdampak nyata terhadap perubahan perilaku keluarga dalam upaya pencegahan stunting, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan model pendidikan masyarakat berbasis keluarga.
Copyrights © 2025