Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam pendidikan, karena berfungsi sebagai alat untuk menilai keberhasilan proses belajar dan perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), evaluasi tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup dimensi afektif, psikomotorik, dan spiritual yang mencerminkan keutuhan manusia seutuhnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif keempat domain evaluasi tersebut dalam pembelajaran PAI serta relevansinya dengan penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu menelaah berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan evaluasi hasil belajar. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan karakteristik, indikator, serta teknik penilaian pada setiap domain. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) ranah kognitif menilai kemampuan berpikir dan pemahaman keagamaan peserta didik berdasarkan taksonomi Bloom; (2) ranah afektif menilai sikap, nilai, dan karakter Islami berdasarkan hierarki Krathwohl; (3) ranah psikomotorik menilai keterampilan ibadah dan praktik keagamaan yang mencerminkan internalisasi nilai Islam; dan (4) ranah spiritual menilai kesadaran iman dan penghayatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari sesuai dimensi Profil Pelajar Pancasila. Evaluasi yang holistik terhadap keempat domain tersebut menjadi instrumen penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berkepribadian Islami.
Copyrights © 2025