Penelitian ini menganalisis pengaruh latihan berbasis kurikulum pendidikan jasmani terhadap pengembangan karakter dan peningkatan performa atlet futsal MAN 4 Bone. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan model pretest–posttest control group yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima program latihan berbasis kurikulum selama delapan minggu dan kelompok kontrol yang menjalani latihan konvensional. Instrumen penelitian terdiri atas angket karakter yang telah divalidasi serta tes performa futsal yang mencakup passing, dribbling, shooting, dan ball control. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih signifikan pada karakter maupun performa dibandingkan kelompok kontrol. Perbedaan signifikan pada hasil posttest mengindikasikan bahwa pendekatan latihan yang diintegrasikan dengan tujuan kurikulum meliputi aspek afektif, kognitif, dan psikomotor lebih efektif dalam mendukung pembentukan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, serta penguatan keterampilan teknik dasar futsal. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis kurikulum tidak hanya meningkatkan kualitas performa atlet, tetapi juga memberikan kontribusi penting terhadap internalisasi nilai-nilai pendidikan jasmani. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi sekolah dan pelatih untuk merancang model pembinaan yang lebih holistik, terstruktur, dan selaras dengan tujuan pendidikan, sehingga pengembangan karakter dan performa atlet dapat dicapai secara optimal.
Copyrights © 2025