Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Citra Pembelajaran Berbasis Teknologi di Perguruan Tinggi; Kendala dan Mutu Pembelajaran Online Mohammad Dika Raswadi; Puspita Kartikasari; Rizwan Arisandi; Ramly Ramly
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5451

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan memberi kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan termasuk bidang pendidikan. Dalam era Revolusi Industri 4.0 penggunaan teknologi pada aspek pendidikan menggeser praktik pembelajaran konvensional ke berbasis teknologi. Platform online yang digunakan membuat pembelajaran lebih mudah dan fleksibel sambil dipersepsikan memiliki kendala dan penurunan mutu proses. Penelitian ini mengkonfirmasi temuan sebelumnya yang mencitrakan permasalahan dalam pembelajaran on line berlaku relatif sama pada semua kelompok sasaran penelitian tanpa mempertimbangkan stratifikasi dan klaster pengguna. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan citra pembelajaran dengan teknologi dalam pembelajaran online, mutu komunikasi timbal balik dosen-mahasiswa, kedisiplinan, dan aktivitas individu dalam belajar. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Indonesia. Sampel terdiri dari 255 mahasiswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan dengan angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkap bahwa mahasiswa mempersepsi adanya kendala namun tidak signifikan saat pembelajaran. Mutu komunikasi timbal balik dosen-mahasiswa maupun antarmahasiswa relatif sama dengan saat pembelajaran tatap muka, belajar individual mahasiswa juga demikian, kedisiplinan menurun dibandingkan saat pembelajaran tatap muka. Perlu penanaman sikap positif dan kontrol perilaku mahasiswa agar pelaksanaan pembelajaran Online menjadi lebih optimal.
Pengaruh Latihan Berbasis Kurikulum Pendidikan Jasmani terhadap Karakter dan Performa Atlet Futsal MAN 4 Bone Mohammad Dika Raswadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5109

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh latihan berbasis kurikulum pendidikan jasmani terhadap pengembangan karakter dan peningkatan performa atlet futsal MAN 4 Bone. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan model pretest–posttest control group yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima program latihan berbasis kurikulum selama delapan minggu dan kelompok kontrol yang menjalani latihan konvensional. Instrumen penelitian terdiri atas angket karakter yang telah divalidasi serta tes performa futsal yang mencakup passing, dribbling, shooting, dan ball control. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih signifikan pada karakter maupun performa dibandingkan kelompok kontrol. Perbedaan signifikan pada hasil posttest mengindikasikan bahwa pendekatan latihan yang diintegrasikan dengan tujuan kurikulum meliputi aspek afektif, kognitif, dan psikomotor lebih efektif dalam mendukung pembentukan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, serta penguatan keterampilan teknik dasar futsal. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis kurikulum tidak hanya meningkatkan kualitas performa atlet, tetapi juga memberikan kontribusi penting terhadap internalisasi nilai-nilai pendidikan jasmani. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi sekolah dan pelatih untuk merancang model pembinaan yang lebih holistik, terstruktur, dan selaras dengan tujuan pendidikan, sehingga pengembangan karakter dan performa atlet dapat dicapai secara optimal.
Pelatihan Analisis Strategi Permainan Futsal melalui Media Video bagi Siswa MAN 4 Bone Mohammad Dika Raswadi; Fatoni Fatoni; Andi Ihsan; Irvan Irvan; Tri Angriawan
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v5i1.7685

Abstract

Futsal extracurricular activities in secondary schools generally focus on mastering basic techniques, while understanding game strategy has not received optimal attention. This condition has an impact on students' limited ability to read game situations and make appropriate decisions. This Community Service activity aims to improve the understanding of futsal game strategy through video-based analysis training for students of MAN 4 Bone. The implementation method uses a participatory training and mentoring approach that includes the presentation of futsal strategy concepts, match video analysis, group discussions, and simulations of strategy implementation on the field. The activity participated in 30 students who are members of the futsal extracurricular. The results of the activity showed an increase in students' understanding of aspects of game formations, offensive and defensive transitions, and game decision-making. In addition, the level of student participation during the activity was high and the quality of the game became more structured. This activity proves that video media is effective as a learning tool for futsal strategy and has the potential to be developed as an innovative and sustainable model for school futsal development.
Pendampingan Evaluasi Kebugaran Jasmani dan Pengembangan Motor Skill untuk Meningkatkan Kesiapan Fisik Siswa Andi Ihsan; Fatoni Fatoni; Andi Muhammad Rizky Almufarid; St. Zulaiha Nurhajarurahmah; Mohammad Dika Raswadi
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v5i2.7706

Abstract

Students' physical readiness is a crucial factor in supporting active participation in educational activities and academic activities in general. State Senior High School 12, located on Satangnga Island, Mattiro Baji Village, Tanakeke Islands District, Takalar Regency, faces limited sports facilities and does not yet have a structured physical fitness evaluation system. This community service activity aims to provide assistance in fitness evaluation and motor skill development to improve students' physical readiness. The method used is participatory training and mentoring through initial assessment stages, material delivery, structured practice exercises based on training circuits and motor games, and a final evaluation. The activity participated in the activity amounted to 40 students. The results of the pre-test and post-test analysis showed significant improvements in the components of cardiorespiratory endurance, muscle strength and endurance, agility, and balance (p < 0.05). This program not only improves students' physical condition but also strengthens teachers' capacity to carry out fitness evaluations independently. This activity is recommended as an adaptive and sustainable physical fitness training model for schools in the island region.
PENINGKATAN LITERASI KEBUGARAN JASMANI DAN GIZI SEIMBANG BAGI SISWA SMP NEGERI 3 KABUPATEN GOWA Fajri Hamzah; Andi Ihsan; Andi Muhammad Rizky Al Mufarid; Mohammad Dika Raswadi
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Dharma Abdi Lestari
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebugaran jasmani dan pemahaman gizi seimbang pada siswa SMP Negeri 3 Kabupaten Gowa. Rendahnya aktivitas fisik dan pengetahuan gizi di kalangan siswa menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi aktivitas fisik, serta pelatihan praktik gizi seimbang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 35% dalam aspek kebugaran jasmani dan 42% dalam pemahaman gizi seimbang, yang ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terdapat perubahan perilaku positif, seperti meningkatnya aktivitas fisik dan kesadaran memilih makanan sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis pendidikan jasmani dan gizi seimbang dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan gaya hidup sehat di sekolah
Edukasi Perilaku Hidup Sehat Melalui Pendekatan Partisipatif Pada Siswa SMA Negeri 10 Makassar Mohammad Dika Raswadi; Agus Sutriawan; Muhammad Akbar Syafruddin; Ahmad Yani; Awaluddin Bahar
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi siswa dalam menerapkan perilaku hidup sehat melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik langsung terkait pola makan sehat, aktivitas fisik, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi dan angket untuk menilai partisipasi dan respons siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 62,9 menjadi 83,9 atau sebesar 33,4%. Selain itu, tingkat partisipasi siswa selama kegiatan berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata sebesar 88,9%. Sebagian besar siswa (93,7%) menyatakan termotivasi untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari setelah mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi siswa terhadap perilaku hidup sehat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa edukasi perilaku hidup sehat melalui pendekatan partisipatif merupakan strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan siswa di lingkungan sekolah. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembentukan budaya hidup sehat di sekolah.
Identifikasi Bakat Olahraga Siswa Melalui Pendekatan Pendidikan Jasmani Di Sekolah Dasar Mohammad Dika Raswadi
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bakat olahraga siswa melalui pendekatan pendidikan jasmani di UPT SPF SD Inpres Karunrung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-analitik. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV–VI yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan motorik dan kebugaran jasmani, meliputi kecepatan (lari 30 meter), kelincahan (shuttle run), daya tahan (lari 600 meter), kekuatan (push-up/sit-up), serta koordinasi (lempar tangkap bola), didukung dengan pengukuran antropometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori cukup hingga baik, dengan keunggulan pada aspek kecepatan dan koordinasi, serta kelemahan relatif pada daya tahan dan kekuatan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi pada cabang olahraga tertentu yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran pendidikan jasmani yang terarah. Kesimpulannya, pendekatan pendidikan jasmani dapat digunakan sebagai sarana efektif dalam mengidentifikasi dan menganalisis bakat olahraga siswa secara sistematis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pembelajaran yang berbasis pengukuran kemampuan fisik dan motorik untuk mendukung pembinaan olahraga sejak usia dini.