Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berbicara siswa kelas II SDN 83 Pekanbaru serta mendeskripsikan upaya guru dalam menguatkan kemampuan tersebut pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Latar belakang penelitian didasari temuan di lapangan bahwa sejumlah siswa masih mengalami kesulitan dalam penguasaan lafal, intonasi, kelancaran, dan kesesuaian isi ketika berbicara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima siswa kelas II dan seorang guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa telah mampu berbicara dengan cukup baik, namun masih terdapat siswa yang kesulitan terutama pada aspek artikulasi, kelancaran, dan relevansi isi. Selain itu, guru telah melakukan sejumlah upaya untuk menguatkan keterampilan berbicara, seperti penggunaan media pembelajaran interaktif, metode role-playing, diskusi kelompok, pengayaan kosakata, serta pemberian reward untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025