Tujuan artikel ini adalah untuk mempelajari cita-cita pendidikan yang ditemukan dalam ayat 13-19 dari QS. Luqman dan menyelidiki bagaimana administrasi pendidikan Islam memasukkan nilai-nilai ini ke dalam pengembangan karakter anak-anak. Maksudnya adalah untuk membentuk kepribadian anak muda menjadi generasi yang kompetitif, murni secara etika, dan taat beragama. Nasehat Luqman Al-Hakim terkandung dalam QS. Luqman yang menyoroti pentingnya tauhid, ibadah, moral, dan konvensi sosial yang relevan dengan tuntutan pendidikan modern. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dan menggunakan strategi penelitian kepustakaan, yaitu mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber dari buku, jurnal, dan tafsir Al-Qur’an. Analisis isi adalah metode analisis yang digunakan untuk menentukan gagasan pembentukan karakter dari ayat-ayat dan para ahli tafsir. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa manajemen pendidikan Islam, melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, merupakan media efektif mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani. Singkatnya, pendidikan Islam yang matang sangatlah penting dalam membentuk kepribadian anak yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an, khususnya QS. Luqman ayat 13-19. Hal tersebut akan berkontribusi pada terciptanya generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga tangguh, berkarakter kuat, dan religius.
Copyrights © 2025