Artikel ini menganalisis peran chaebol Korea Selatan dalam membentuk kebijakan luar negeri ekonomi Korea Selatan di kawasan Asia Timur pada periode 2000–2025 dengan menggunakan kerangka pre-theories of foreign policy James N. Rosenau, yang mencakup variabel idiosinkratik, peran, pemerintahan, masyarakat, dan sistem internasional. Secara kualitatif dan berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan personal dan latar belakang pemimpin politik yang dekat dengan chaebol berkontribusi pada orientasi kebijakan ekspor dan diplomasi ekonomi yang pro-perusahaan Chaebols. Negara dan pemerintahan menyediakan kerangka institusional, insentif, serta perjanjian dagang seperti berbagai FTA yang memperluas ruang gerak chaebol di Asia Timur, sekaligus dibatasi oleh dinamika politik domestik dan mekanisme checks and balances demokratis. Di tingkat masyarakat, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan nasionalisme ekonomi hidup berdampingan dengan kritik terhadap dominasi chaebol dan tuntutan keadilan distribusi. Pada level sistemik, globalisasi, rezim perdagangan internasional, serta rivalitas Amerika Serikat terhadapTiongkok membentuk konteks eksternal yang membuat kepentingan chaebol dan strategi kebijakan luar negeri Korea Selatan saling terkait erat. Temuan ini menegaskan bahwa chaebol berperan sebagai aktor non-negara kunci dalam diplomasi ekonomi Korea Selatan di Asia Timur.
Copyrights © 2025