Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi unsur patriarki dalam film Sehidup Semati dengan menggunakan teori representasi Stuart Hall. Sebagai sebuah teks budaya populer, film ini mencerminkan konstruksi sosial yang hidup dalam masyarakat, termasuk relasi kuasa berbasis gender. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotika representasi Hall, penelitian ini menelaah bagaimana karakter, dialog, serta alur cerita membentuk makna tentang posisi laki-laki dan perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa film Sehidup Semati mereproduksi pola patriarki melalui penggambaran dominasi laki-laki dalam pengambilan keputusan dan penekanan pada peran domestik perempuan, serta naturalisasi ketergantungan emosional dan sosial perempuan terhadap figur laki-laki. Pad aspek lain, film ini juga menghadirkan momen resistensi yang memperlihatkan upaya karakter perempuan menegosiasikan identitas dan otonomi mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa representasi dalam film tidak hanya memperkuat struktur patriarki, tetapi sekaligus membuka ruang interpretasi baru tentang dinamika gender di masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian representasi gender dalam film Indonesia dan menjadi rujukan bagi studi media serta kajian budaya.
Copyrights © 2025