Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penggunaan soal kontekstual yang menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya ditingkat sekolah dasar. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE, yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menghasilkan seperangkat soal matematika HOTS sebanyak 7 butir soal berbasis budaya Islam Indonesia. Uji coba dilakukan pada 8 siswa kelas 6 dan 20 siswa kelas 5 SD Negeri 4 Ardirejo, dengan teknik pengumpulan data Melalui tes dan wawancara. Hasil validasi oleh validator menunjukkan tingkat validitas sebesar 96%, sementara analisis reliabilitas menggunakan SPSS menghasilkan nilai 0,907 yang menunjukkan bahwa soal tersebut sangat reliabel. Selain itu, hasil pengukuran berpikir kritis siswa menunjukkan 15% siswa berada pada kategori sangat baik, 40% siswa berkategori baik, 25% siswa berkategori cukup, dan 20% siswa berkategori kurang. Dengan demikian, soal yang dikembangkan terbukti efektif untuk mengukur berpikir kritis siswa berbasis budaya Islam Indonesia.
Copyrights © 2025