Artikel ini meninjau potensi sinergis dalam memfasilitasi deep learning pada pembelajaran IPA jenjang SMP melalui pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis PBL-STEM. Media deep learning yang dikembangkan juga diintegrasikan juga dengan ajaran Tamansiswa (Niteni, Nirokke, Nambahi) dan teknologi Augmented Reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan merancang pembelajaran yang imersif, interaktif, dan bermakna guna meningkatkan pemahaman konseptual serta keterampilan abad ke-21. Metode yang digunakan berupa telaah sistematis terhadap literatur relevan tahun 2017–2025 untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan arah pengembangan model pembelajaran terintegrasi. Hasil menunjukkan bahwa LKPD berbasis STEM-PBL meningkatkan berpikir kritis dan pemecahan masalah, AR memperkuat visualisasi dan keterlibatan, sedangkan ajaran Tamansiswa memberi landasan etik dan karakter. Integrasi keempatnya berpotensi menciptakan pembelajaran holistik yang menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan nilai kebangsaan di era digital.
Copyrights © 2025