Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Psikoedukasi untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bahaya Kecanduan Games Online Pada Remaja Putrianti, Flora Grace; Wijayanti, Astuti; Listiyani, Laily Rochmawati
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1 Juni Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i1.13546

Abstract

Permainan games online sudah tidak asing lagi di kalangan anak-anak sampai dengan remaja bahkan orang dewasa sekalipun. Remaja sudah seharusnya mempunyai pengetahuan tentang bahaya dari game online tersebut namun mereka tetap memainkan game online bahkan ada yang sampai kecanduan. Kebiasaan ini mencerminkan perilaku yang negatif sehingga mereka tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi bagi remaja agar memahami bahaya kecanduan games online. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi jenis information model melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Peserta adalah Remaja Islam Kanggotan (REMIKA) di Kanggotan RT 08 Pleret Bantul Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh 33 orang peserta dari usia Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil diskusi dan tanya jawab pada saat kegiatan berlangsung dapat disimpulkan bahwa sebagian dari remaja belum mengetahui tentang kecanduan games online dan bahanya bagi kehidupan mereka. Hasil pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan pada remaja mengenai bahaya games online dan membangun kesadaran untuk melakukan pencegahan sedini mungkin kecanduan games online di Kanggotan Pleret Bantul Yogyakarta. Online games are familiar to children, teenagers, and even adults. Teenagers should have knowledge about the dangers of online games but they still play online games and some are even addicted. This habit reflects negative behaviors so that they cannot do their daily activities properly. The purpose of this service is to provide education for adolescents to understand the dangers of online game addiction. The method used is information model psychoeducation through lectures, discussions, and questions and answers. The participants were Kanggotan Islamic Youth (REMIKA) in Kanggotan RT 08 Pleret Bantul Yogyakarta. This activity was attended by 33 participants from elementary school to university age. Based on the results of discussions and questions and answers during the activity, it can be concluded that some teenagers do not know about online game addiction and its consequences for their lives. The results of this service can increase knowledge in adolescents about the dangers of online games and build awareness to prevent online game addiction as early as possible in Kanggotan Pleret Bantul Yogyakarta.
Lembar Kerja Mahasiswa Berbasis Proyek Etnosains pada Kajian Jamu Tradisional Septiani, Devi; Listiyani, Laily Rochmawati
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v12i2.50012

Abstract

Integrasi budaya dan sains dalam perkuliahan dapat dipelajari melalui kajian etnosains. Penelitian ini bertujuan mengembangkan lembar kerja mahasiswa (LKM) berbasis proyek etnosains dengan topik jamu tradisional. Penelitian ini memodifikasi model pengembangan Plomp tanpa menyertakan fase implementasi. Model pengembangan dalam penelitian ini terdiri atas (1) fase investigasi awal (preliminary investigation); (2) fase desain (design); (3) fase realisasi/konstruksi (realization/construction); dan (4) fase tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation and revision). Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi referensi. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar kuesioner dan lembar validasi produk. Penelitian ini menghasilkan LKM yang inovatif memuat kegiatan proyek dengan kriteria valid dan layak digunakan dengan perolehan skor validasi 3,96 dengan kategori baik dan produk yang dikembangkan layak untuk digunakan. 
DIMENSI PROFETIK DALAM KUMPULAN PUISI AYAT DEWA PAMUNGKAS DARI TIMUR KARYA A. MUSTOFA BISRI Widowati, Widowati; Putro, Die Bhakti Wardoyo; Listiyani, Laily Rochmawati; Puspita, Oktaviabi Windra
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.12670

Abstract

A. Mustofa Bisri melalui karya-karyanya menunjukkan gambaran sikapnya yang kritis. Di balik sikapnya  yang kritis, ada banyak hal berharga yang memberikan wawasan baru bagi pembaca.  Pelajaran tersebut tentu diperoleh pembaca melalui diksi yang kelihatan sederhana, tetapi penuh makna. Diksi yang sederhana itu sebenarnya merupakan pembungkus simbol-simbol yang kadang-kadang mengejutkan pembaca. Simbol-simbol tersebut tentu dipengaruhi oleh sikap dan pendiriannya yang religius, kritis, dan multikultural. Dengan demikian, karya-karyanya tidak lepas dari masalah humanisasi, liberasi, dan transendensi yang sejalan dengan konsep sastra profetik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dimensi humanisasi, liberasi, dan transendensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa satuan estetis yang berwujud satuan gramatikal dalam kumpulan puisi Ayat Dewa Pamungkas dari Timur karya A. Mustofa Bisri. Adapun sumber datanya berupa sumber data primer, berupa teks puisi berjumlah 23 puisi karya A. Mustofa Bisri. Instrumen penelitiannya adalah peneliti yang sudah dibekali teori yang relevan dengan permasalahan penelitian dan kemampuan analisis yang bertumpu pada kisi-kisi instrumen penelitian dengan indikatornya. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik baca dan catat. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, yaitu analisis dimensi humanisme, (2) analisis dimensi liberal, dan (3) analisis dimensi transendensi pada kumpulan puisi A. Mustofa Bisri.
Utilizing Google Sites as a Physics Learning Platform for Solar System Topics Susanti; Lutfi, Zulfa Amelia; Listiyani, Laily Rochmawati; Ernawati, Tias
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 11 No 2 (2025): Compton: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/cjipf.v11i2.18781

Abstract

This research aims to develop learning media based on the Google site on the solar system. This type of research is development research using a 4-D model which consists of four stages, namely definition, design, development and dissemination. The data collection instruments in this research were validation sheets and student response questionnaires. The data analysis technique in this research uses data analysis from the validation of learning media and analysis of the practicality of learning media. The results of the research show that the Google Site web-based learning media on solar system material is suitable for use in learning with the ideal percentage of the product as follows: 1) The ideal percentage of the Google Site web-based learning media product on Solar System material in terms of the material aspect is 81.20% with the valid category ; 2) the ideal percentage of web-based learning media products on the Google site solar system material in terms of the media aspect is 83% with the valid category; and 3) the percentage of practicality of Google site web-based learning media products regarding the solar system is 88.40% in the practical category.
Efek Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Minat Belajar IPA Siswa Nur'aini, Aisa; Ernawati, Tias; Listiyani, Laily Rochmawati
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v11i2.18325

Abstract

The implementation of Problem Based Learning (PBL) in the classroom is able to condition students to the situation of linking concepts with problems in everyday life. This study aims to determine the effect of PBL on critical thinking skills and students' interest in learning science. The research design was pretest-posttest control group design with quasi-experiment type. The sample was obtained through simple random sampling. Data were collected using critical thinking skills test questions, learning interest questionnaire, and documentation. Data analysis through the analysis of normal curve criteria, N-Gain, and t test. The results showed that the posttest score of critical thinking skills of the experimental class was in the very high category, while the control class was high. The N-Gain score of the experimental class and control class was in the medium category. Learning interest of both classes in the high category. The t-test on the critical thinking skills variable and the learning interest variable obtained a sig value. 0,000 (< α). Thus, there is a significant difference in the experimental class against the control class. Based on the data, it is concluded that PBL has an effect on students' critical thinking skills and interest in learning science.
Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains Mengenai Proses Fermentasi untuk Menumbuhkan Keterampilan Berpikir kritis Kusumawati, Dea Vira; Listiyani, Laily Rochmawati; Wijayanti, Astuti
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v8i2.9421

Abstract

Science learning is related to life and phenomena that occur in the surrounding environment. The learning process will be more meaningful if science is associated with the culture that develops around the community environment and can also be called using an ethnoscience approach. However, science learning in general still does not integrate the culture of both the school environment and the environment of the students. This culture can be learned by learners starting from daily activities such as in the process of making food products, one of which is in the fermentation process in the manufacture of tempeh. This study aims to identify ethnoscience in the fermentation process that can be implemented in learning. Research method used in the form of literature review method. Data collection is done by observation, interview, and analysis of articles or journals. Data analysis techniques are carried out by analyzing the results of observations, interviews, and scientific articles. The results of this literature study prove that ethnoscience-based science learning is important to be implemented in order to foster the critical thinking skills of learners.
The Utilization of Generative AI (Esisbot) for Advancing Comprehension of Indigenous Science in Higher Education hastangka, Hastangka; Izzatul Faqih, Muhammad; Jarwadi; Raharjo, Sabar Budi; Kusuma, Alan Budi; Listiyani, Laily Rochmawati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2024.14.2.23864

Abstract

This study explores innovations in generative AI named Esisbot to support students in improving their understanding and insights into indigenous knowledge. In science, mathematics, and technology education, Indigenous knowledge is often overlooked and receives little attention. This topic is rarely considered in research on technology policy and the use of technology in education. Advanced technologies such as Chat GPT and generative AI are currently being considered. However, higher education policymakers have not yet prioritized improving the capabilities and role of generative AI in building databases of Indigenous scientific material for science, technology, engineering, and mathematics education is urgent needed. The methods of this research through empirical studies and use mixed methods in three universities as an example such as University Tadulako, UIN Walisongo Semarang, and University of Sarjanawiyata Tamansiswa. The data was obtained through indepth interviews wth 5 students in each location, classroom observation, and interviews with 3 lecturers and distributive questionnaires to 30 students each. While, the method of analysis uses descriptive analysis and inferential analysis, interpretation and triangulation. The statistical analysis using a paired sample t-test (t(29) = 6.781, p < 0.001) further supports the conclusion that Esisbot played a significant role in advancing learning outcomes. The findings indicate that Esisbot significantly benefits students by enhancing their comprehension of indigenous knowledge and improving their quality and capacity in understanding STEM within a local knowledge framework
Fasilitasi deep learning melalui LKPD PBL-STEM terintegrasi Tri-N dan teknologi AR pada pembelajaran IPA SMP Widyawati, Ani; Listiyani, Laily Rochmawati; Ma'arif, Syamsul; Murniningsih, Murniningsih
Cakrawala Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v4i2.3574

Abstract

Artikel ini meninjau potensi sinergis dalam memfasilitasi deep learning pada pembelajaran IPA jenjang SMP melalui pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis PBL-STEM. Media deep learning yang dikembangkan juga diintegrasikan juga dengan ajaran Tamansiswa (Niteni, Nirokke, Nambahi) dan teknologi Augmented Reality (AR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan merancang pembelajaran yang imersif, interaktif, dan bermakna guna meningkatkan pemahaman konseptual serta keterampilan abad ke-21. Metode yang digunakan berupa telaah sistematis terhadap literatur relevan tahun 2017–2025 untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan arah pengembangan model pembelajaran terintegrasi. Hasil menunjukkan bahwa LKPD berbasis STEM-PBL meningkatkan berpikir kritis dan pemecahan masalah, AR memperkuat visualisasi dan keterlibatan, sedangkan ajaran Tamansiswa memberi landasan etik dan karakter. Integrasi keempatnya berpotensi menciptakan pembelajaran holistik yang menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan nilai kebangsaan di era digital.
Optimalisasi Produksi Pati Garut (OPPA GARUT): Inovasi dan pemberdayaan kelompok wanita tani di Desa Tuksono Murniningsih, Murniningsih; Widyawati, Ani; Listiyani, Laily Rochmawati; Puspita, Oktaviani Windra; Sukiyanto, Sukiyanto; Novantara, Rochisun Hendra; Rosani, Bernadeta Riza Melia; Trimandhana, Oni Satliva; Tumiyati, Tumiyati; Mujiarsih, Widya Aprilia; Chotimah, Apriani Nurrul; Purbaningrum, Annas
ABDIMAS DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v8i2.19895

Abstract

Desa Tuksono di Kulon Progo memiliki tumbuhan Garut yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penyelenggaraan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Tuwuh Lestari dalam memanfaatkan potensi lokal berupa umbi garut menjadi produk bernilai jual tinggi, serta memperluas akses pasar guna mendukung peningkatan pendapatan kelompok. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan diskusi partisipatif. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi, mampu menghasilkan produk olahan berupa mochi dan cendol dengan kualitas baik, serta terdorong untuk mengembangkan usaha lokal berbasis garut. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan menginspirasi perubahan pola pikir menjadi lebih kreatif dan produktif. Selain manfaat yang dirasakan langsung oleh peserta pelatihan, pengabdian ini sudah disebarluaskan melalui video dan website pemerintah desa sebagai penyebaran manfaat yang lebih luas bagi Masyarakat.   Optimization of arrowroot starch production (OPPA GARUT): innovation and empowerment of women's farming group in Tuksono Village   Abstract: Tuksono Village in Kulon Progo has abundant Garut plants but has not been optimally utilized. The purpose of this training is to improve the skills and awareness of members of the Tuwuh Lestari Women Farmers Group (KWT) in utilizing local potential in the form of Garut tubers into high-value products, as well as expanding market access to support increasing group income. The methods used in this training include lectures, demonstrations, direct practice, mentoring, and participatory discussions. The results of the training showed that participants had high enthusiasm, were able to produce processed products in the form of mochi and cendol with good quality, and were encouraged to develop local businesses based on Garut. This activity not only improved the knowledge and skills of participants, but also opened up new economic opportunities and inspired a change in mindset to be more creative and productive. In addition to the benefits felt directly by training participants, this service has been disseminated through videos and village government websites as a wider dissemination of benefits for the community.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK RAJUT MELALUI DIGITAL MARKETING Listiyani, Laily Rochmawati; Cahya, Agus Dwi; Wijayanti, Astuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20893

Abstract

Abstrak: Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan digital marketing kelompok rajut di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kemampuan digital marketing sangat penting membantu menjangkau pasar yang lebih luas serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Kegiatan pemberdayaan bagi kelompok rajut diperlukan untuk memaksimalkan potensi bisnis dan meningkatkan inovasi di era digital. Berdasarkan hasil wawancara dengan para perajut ditemukan bahwa perkembangan usaha rajut mengalami kendala dalam promosi dan pemasaran sehingga penjualan tidak sesuai target. Belum ada upaya mitra untuk melakukan pemasaran online dalam bentuk digital marketing karena terbatasnya pengetahuan tentang cara mengelola usaha rajut dan pemasaran secara online. Solusi dari permasalahan tersebut adalah peningkatan kapasitas mitra mengenai digital marketing untuk optimalisasi pemasaran secara online; dan edukasi pemanfaatan teknologi untuk promosi melalui, sosial media. Mitra pada kegiatan ini adalah Ibu-ibu kelompok rajut berjumlah 15 orang. Metode pelaksanaan kegiatan berupa (1) sosialisasi; (2) pelatihan; (3) praktik; dan (4) pendampingan. Keberhasilan kegiatan diukur melalui ketercapaian pelaksanaan kegiatan dan kompetensi peserta mengenai digital marketing di akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan peserta dalam digital marketing, dibuktikan dengan peningkatan jumlah penjualan produk sebesar 80% melalui media online.Abstract: This community service initiative aims to enhance the digital marketing capabilities of a knitting group in Wukirsari Village, Imogiri Subdistrict, Bantul Regency, Yogyakarta. Proficiency in digital marketing is crucial in reaching a broader market and strengthening customer relationships. Empowering knitting groups is essential to maximize business potential and foster innovation in the digital era. Based on interviews with the knitters, it was found that the knitting business faced challenges in promotion and marketing, resulting in sales falling short of targets. There were no efforts by the partners to engage in online marketing through digital channels due to limited knowledge of managing knitting businesses and online marketing strategies. The solution to these issues involves enhancing the partners' capacity in digital marketing for online marketing optimization and educating them on utilizing technology for promotion through social media. The partners in this initiative are 15 women in the knitting group. The implementation methods include (1) socialization; (2) training; (3) practical exercises; and (4) mentoring. The success of the initiative is measured by the achievement of activity implementation and participants' competence in digital marketing at the end of the initiative. The results of this initiative include an increased knowledge of participants in digital marketing, evidenced by an 80% increase in product sales through online media.