Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan rumah tangga serta mencegah risiko penggunaan pinjaman online ilegal melalui pendekatan sosialisasi dan pelatihan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman warga terkait pengelolaan keuangan keluarga, pencatatan anggaran, serta ketidaktahuan mengenai bahaya pinjaman online ilegal. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu: (1) persiapan dan survei awal untuk memetakan tingkat literasi keuangan, (2) sosialisasi risiko pinjaman online ilegal dengan studi kasus lokal, (3) pelatihan penyusunan anggaran rumah tangga menggunakan template sederhana, dan (4) pendampingan serta evaluasi melalui post-test. Peserta terlibat dengan tingkat partisipasi aktif sebesar 85%. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi keuangan yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 46% pada pre-test menjadi 79% pada post-test (kenaikan 33%). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemahaman risiko pinjaman online dan kemampuan menyusun anggaran. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan literasi keuangan berbasis praktik dan pendampingan sederhana efektif meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga serta dapat direplikasi pada komunitas lain.
Copyrights © 2025