Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KESIAPAN PENGGUNA E-LEARNING UNIVERSITAS KUNINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TECHONOLOGY READINESS INDEX (TRI) Yusuf, Fahmi; Syamfithriani, Tri Septiar; Mirantika, Nita
NUANSA INFORMATIKA Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : FKOM UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.252 KB) | DOI: 10.25134/nuansa.v14i2.2991

Abstract

Readiness in adopting new technology, especially in Online Learning in a certain University, is determined by user’s readiness i.e. the User in Online Learning.  In Kuningan University, we have concern in e-class: Online learning System, which is categorized as a new technology. The research is to analyze the user’s readiness and to measure the success of the e learning applied in our University. The method that we use in this research to measure user’s readiness level is the Technology Readiness Index (TRI). TRI is an index to measure the User’s readiness in using new technology to achieve the daily learning. The measurement is done by using four variables ; optimism, innovativeness, discomfort and insecurity. We use SPSS 21 application to analyze our data. The Research data is collected by giving Questioners to 371 respondents in Kuningan University (UNIKU). After we had calculated the data, we got the result that the TRI total value was 2.81 (categorized as Low Technology Readiness Index) and the user group was categorized as Skeptics Group (the optimism, innovativeness, discomfort and insecurity were low. These made the students of Kuningan University had uncertain feeling towards the e-class.Key words: Technology readiness index, e-learning, LMS
Implementasi Supply Chain Management (SCM)Toko Alat dan Bahan Bangunan Berbasis Web (Studi Kasus: TB. Bojong Indah) Tri Septiar Syamfithriani
INFOTECH journal Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v6i2.840

Abstract

Bojong Indah merupakan Toko Bangunan yang menjual berbagai macam alat dan bahan untuk kebutuhan bangunan seperti semen, cat, pasir dan sebagainya. TB. Bojong Indah beralamat di Jl. Bojong Cilaja, Kramatmulya - Kuningan Jawa Barat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membangun Sistem Informasi pengelolaan barang dengan mengimplementasikan konsep Supply Chain Management (SCM) di TB. Bojong Indah untuk memaksimalkan pengelolaan barang dan mempermudah komunikasi antara TB. Bojong Indah dengan Supplier sehingga informasi mengenai kondisi barang dapat dengan cepat tersampaikan antara keduanya. Pengembangan sistem yang digunakan Waterfall. Waterfall sendiri memiliki 5 (lima) tahapan, yaitu Requirement Analysis and Definition, System and Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, dan Operation and Maintenance. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode White Box dan Black Box Testing. Sistem yang dibuat berbasis Web, dengan pengolah data (database) MySQL dan bahasa pemrograman yang digunakan PHP. Sistem informasi ini menerapkan konsep Supply Chain Management (SCM) Upstream dalam pembuatannya. Sistem informasi ini dapat membantu TB. Bojong Indah untuk mengelola persediaan barang masuk dan keluar, melakukan pemesanan barang, retur barang, penawaran barang dari Supplier, proses validasi pembayaran dan mempermudah penyampaian informasi antara TB. Bojong Indah dengan Supplier maupun sebaliknya. Sistem informasi ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas-aktivitas yang ada di TB. Bojong Indah.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN WARD DAN PEPPARD PADA FERI PRIMA POULTRY SHOP KUNINGAN Tri Septiar Syamfithriani
JEJARING : Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jejaring.v2i2.290

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis lingkungan dari Feri Prima Poultry Shop Kuningan untuk mengetahui faktor-faktor penentu keberhasilan bisnis dan sehingga dapat mengusulkan strategi sistem informasi yang tepat dengan memberikan rekomendasi dan prioritas berupa portofolio pengembangan aplikasi di Feri Prima Poultry Shop Kuningan. Dalam menyusun kerangka kerja penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Ward  dan Pepprad. Pendekatan ini dilakukan dengan tahapan analisis Lingkungan Bisnis Internal dan Eksternal, Lingkungan SI/TI Internal dan Eksternal, dengan menggunakan tools analisis berupa analisis Value Chain, analisis PEST, Five Forces Porter, McFarlan Strategic Grid, Analisis SWOT, Critical Success Factor, dan Balanced Scorecard. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu usulan penyusunan strategi SI/TI Feri Prima Poultry Shop Kuningan mendatang meliputi perubahan dan penambahan visi dan misi di bidang IT, usulan perubahan struktur organisasi, usulan kebutuhan aplikasi sistem informasi, usulan arsitektur jaringan, dan portofolio aplikasi Feri Prima Poultry Shop Kuningan mendatang. Kata Kunci : perencanaan, strategi sistem informasi, teknologi informasi, pendekatan Ward dan Peppard, strategi bisnis.
SISTEM INFORMASI INVENTORI DAN PENGELOLAAN SAPRONAK DENGAN PENDEKATAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (Studi Kasus: PT. Aretha Nusantara Farm) Tri Septiar Syamfithriani; Alman Muhamad; M. Deri Eka Putra
Cloud Information Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakManajemen persediaan stok barang merupakan masalah penting yang dihadapi oleh perusahaan khususnya perusahaan dagang. Untuk mendukung kelancaran perdagangan yang pada akhirnya akan berpengaruh pada kelancaran pemenuhan permintaan konsumen maka manajemen harus selalu berusaha untuk menjamin ketersediaan stok barang. Manajemen persediaan stok barang yang kurang optimal dapat mengakibatkan terjadinya kelebihan dan kekurangan stok persediaan barang di suatu perusahaan. Oleh sebab itu dalam manajemen persediaan stok barang di gudang perlu adanya aplikasi system informasi data keluar masuknya barang dan mempermudah dalam pengontrolan persedian stok barang yang dilakukan oleh staff gudang. Pengumpulan data dalam penulisan penelitian ini menggunakan teknik observasi, dan wawancara, metode penelitian kepustakaan dengan data sekunder sebagai sumber datanya. Hal yang menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan kerja masih ditemukan kesalahan dalam proses pengolahan data keluar masuknya barang dan stok barang yang akan dijadikan bahan untuk pembuatan laporan harian, mingguan, dan bulanan. Dengan dibuatkannya sistem informasi stok barang di bagian logistik Aretha Nusantara Farm berbasis web ini maka dapat membantu mengurangi kesalahan dalam proses pengolahan data keluar masuknya barang dan stok barang yang akan dijadikan bahan pembuatan laporan. Kata Kunci: Supply Chain Management, Sistem Informasi, Poultry Shop AbstractStock inventory management is an important issue faced by the company especially trading companies. To support smooth trade which will affect the smooth fulfillment of consumers’ demand,the management should try to ensure inventory availability. A not optimal stock inventory management may result the excess and shortages inventory in a company. Therefore, the inventory management in the warehouse needs a data information system applications and facility of entry and exit goods inventory and it makes easy to control the data of inventory by the warehouse staff. Collecting data in this study used observation and interviews, library research technique with secondary data as its data source. The problems found in the implementation was errors in data processing of entry and exit of goods and stock items that will be used as material for daily, weekly, and monthly reports. By designing the web based system inventory information in the logistics of Aretha Nusantara Farm, it can help reducing errors in data processing of entry and exit goods and stock items to be used as material for reports. Keywords: Supply Chain Management, Sistem Informasi, Poultry Shop
RANCANG BANGUN SISTEM PENGELOLAAN PRODUK KETEMPLING BERBASIS WEB (Studi Kasus : UMKM Harum) Aam Stamrotul Puadah; Dadan Nugraha Nugraha; Tri Septiar Syamfithriani
NUANSA INFORMATIKA Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : FKOM UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.119 KB) | DOI: 10.25134/nuansa.v15i2.3863

Abstract

UMKM Harum merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi ketempling. Dalam melakukan kegiatan produksinya sangat berkaitan dengan persediaan bahan baku yang merupakan komponen penting yang harus tersedia untuk kelancaran proses produksi. UMKM Harum ini dalam penyimpanan keseluruhan laporan, dan catatan masih dilakukan dengan cara manual. Hal ini tentu berisiko data tersebut hilang, maka mungkin akan mengganggu proses produksi karena sumber informasinya hanya pada laporan tersebut. Kurangnya efektifitas pengelolaan data persediaan bahan baku dan produk, sehingga menyulitkan pegawai dalam pengelolaan persediaan bahan baku dan produk. Dengan masalah yang ada, maka dibutuhkan suatu sistem dalam penyimpanan data laporan. Dalam pengembangan sistem ini menggunakan metode waterfall. Waterfall sendiri memiliki 5 (lima) tahapan, yaitu requirement, design, implementation, verification, dan maintence. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode white box dan black box testing. Sistem yang dibuat berbasis web, dengan pengolah data (database) MySQL dan bahasa pemrograman yang digunakan PHP. Sistem informasi produksi ini diharapkan dapat mempermudah dalam proses pendataan mulai dari pendataan bahan baku masuk, bahan baku keluar, hasil produksi dan hasil penjualan. Dan dengan menerapkan sistem informasi ini dapat membantu pihak UMKM Harum agar tidak terjadi kekurangan produk dan bahan baku.
ANALISIS TINGKAT KESIAPAN PENGGUNA E-LEARNING UNIVERSITAS KUNINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TECHONOLOGY READINESS INDEX (TRI) Fahmi Yusuf; Tri Septiar Syamfithriani; Nita Mirantika
NUANSA INFORMATIKA Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : FKOM UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.83 KB) | DOI: 10.25134/nuansa.v14i2.2991

Abstract

Readiness in adopting new technology, especially in Online Learning in a certain University, is determined by user’s readiness i.e. the User in Online Learning.  In Kuningan University, we have concern in e-class: Online learning System, which is categorized as a new technology. The research is to analyze the user’s readiness and to measure the success of the e learning applied in our University. The method that we use in this research to measure user’s readiness level is the Technology Readiness Index (TRI). TRI is an index to measure the User’s readiness in using new technology to achieve the daily learning. The measurement is done by using four variables ; optimism, innovativeness, discomfort and insecurity. We use SPSS 21 application to analyze our data. The Research data is collected by giving Questioners to 371 respondents in Kuningan University (UNIKU). After we had calculated the data, we got the result that the TRI total value was 2.81 (categorized as Low Technology Readiness Index) and the user group was categorized as Skeptics Group (the optimism, innovativeness, discomfort and insecurity were low. These made the students of Kuningan University had uncertain feeling towards the e-class.Key words: Technology readiness index, e-learning, LMS
Implementasi Algoritma K-Medoids Clustering Untuk Menentukan Segmentasi Pelanggan Nita Mirantika; Tri Septiar Syamfithriani; Ragel Trisudarmo
NUANSA INFORMATIKA Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : FKOM UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fkom uniku.v17i1.7264

Abstract

Dalam melakukan pengelolaan hubungan dengan pelanggan, perusahaan harus mengenali karakteristik setiap pelanggan sehingga perusahaan dapat membuat strategi pengelolaan yang tepat sesuai dengan karakteristik tersebut. Identifikasi karakteristik pelanggan dapat diperoleh dengan melakukan segmentasi pelanggan yaitu dengan mengelompokkan pelanggan yang memiliki kesamaan karakteristik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan segmentasi pelanggan pada XYZ Store dengan menggunakan teknik data mining clustering yaitu dengan menggunakan algoritma K-Medoids yang menggunakan perwakilan data sebagai pusat cluster. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis RFM yang terdiri dari tiga atribut yaitu: recency, frequency dan monetary. Penentuan jumlah cluster optimal menggunakan metode Silhouette coefficient  dan evaluasi hasil cluster menggunakan metode Davies-Bouldin Index (DBI). Dengan menggunakan bantuan aplikasi RStudio hasil segmentasi pelanggan diperoleh tiga segmen pelanggan yaitu loyal customer yang mempunyai nilai recency tinggi (baru), frequency paling banyak dan monetary paling banyak sebanyak 21 pelanggan; typical customer yang memiliki recency rendah (lama), frequency sedang dan monetary sedang sebanyak 31 pelanggan; dan newcomer yang mempunyai nilai recency paling tinggi (paling baru), frequency dan monetary paling rendah sebanyak 61 pelanggan. Dengan diperolehnya tiga segmen pelanggan, maka perusahaan dapat membuat kebijakan dan strategi bisnis dalam melakukan pengelolaan hubungan dengan pelanggan sehingga diharapkan keuntungan perusahaan akan meningkat.
Perbandingan Algoritma K-Means dan K-Medoids Untuk Pemetaan Daerah Penanganan Diare Pada Balita di Kabupaten Kuningan Tri Septiar Syamfithriani; Nita Mirantika; Ragel Trisudarmo
JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) Vol 12, No 2 (2022): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21456/vol12iss2pp132-139

Abstract

Diarrhea is an endemic disease that contributes to the high mortality rate in Indonesia, especially among children under five. The Kuningan District Health Office had difficulties in monitoring and supervising the spread of diarrheal diseases. This study aims to produce a mapping scheme of priority areas in handling the prevention and control of the spread of diarrheal disease in children under five in Kuningan Regency. The method used is the Data Mining Clustering method by comparing two algorithms, namely the K-Means algorithm and the K-Medoids algorithm. Determination of the optimum number of clusters using the Elbow and Silhouette Coefficient methods. With this method, the result is that in the K-Means algorithm the optimum number of clusters is 3 clusters while the K-Medoids algorithm is 2 clusters. The best cluster evaluation uses the Davies-Bouldin Index (DBI) method and the results show that the K-Means DBI value is always smaller than the K-Medoids algorithm in either 2 clusters or 3 clusters, this shows that the K-Means algorithm is better than the K-Medoids algorithm. Based on these results, it is recommended to map priority areas for handling diarrheal diseases using the K-Means algorithm with 3 clusters, namely medium priority areas consisting of 9 regions, high priority areas consisting of 3 regions and low priority areas consisting of 25 regions. The results of the mapping can be used as input for the Kuningan District Health Office to develop strategies for preventing and preventing diarrheal diseases in children under five.
Penerapan Model UTAUT 2 Untuk Menganalisis Penerimaan Dan Penggunaan Aplikasi E-Wallet Di Kabupaten Kuningan Syamfithriani, Tri Septiar; Trisudarmo, Ragel; Mirantika, Nita
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 10 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v10i1.12754

Abstract

The rapid advancement of technology has significantly impacted various aspects of life, including payments and financial transactions using e-wallet applications. Kuningan Regency possesses a considerable economic potential and numerous opportunities to enhance the business and technology sectors through the use of e-wallet applications. In adopting e-wallet application technology, understanding the factors influencing its acceptance and usage is crucial. One model employed for comprehending these factors is the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2), which focuses on seven key elements influencing the acceptance and use of technology: performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, and habit. This research aims to identify the factors influencing the acceptance and use of e-wallet applications using the UTAUT 2 model, with the addition of the security factor in e-wallet applications. The study involves a quantitative method with 397 respondents, and data analysis using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) approach with the assistance of SmartPLS version 3.0. The results indicate that performance expectancy, facilitating conditions, hedonic motivation, and habit play crucial roles in shaping the intention to use e-wallet applications in Kuningan Regency. These factors are able to explain 68.5% of the research model, the remaining 31.5% is explained by other variables. Understanding these factors allows for efforts to enhance the acceptance and use of e-wallet applications in Kuningan Regency, so that it can help improve the economy.
Pelatihan Penggunaan Microsoft Office Sebagai Penunjang Keberhasilan Bisnis UMKM di Desa Nangka Kecamatan Kadugede Syamfithriani, Tri Septiar; Mirantika, Nita; Herlina, Elin
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.85 KB) | DOI: 10.25134/jise.v1i2.21

Abstract

Di era Society 5.0 para pelaku usaha dituntut untuk adaptif, bergerak cepat menghadapi segala perubahan yang tidak dapat terprediksi, para pelaku usaha dituntut untuk dapat menyelesaikan segala tantangan dan permasalahan social dengan memanfaatkan segela jenis bentuk inovasi teknologi informasi. Untuk mempersiapkan hal demikian maka dibutuhkan literasi teknologi kepada pengguna dan pelaku usaha agar mampu menggunakan aplikasi teknologi, mampu mengakses dan mampu mengevaluasi informasi dengan baik. Desa Nangka merupakan bagian dari Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan dikepalai oleh Kepala Desa Bapak Sukmana, S.T., terdiri dari 2 Dusun, dimana di Desa Nangka sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah bercocok tanam, 90% warganya menanam sayuran di pekarangan, adapun jenis sayur yang ditanam adalah, cabai, bawang, bayam, kangkung, sawi, untuk nantinya ditampung di bank sayur desa yang akan dijual ke konsumen. Pengelolaan administrasi di Bank Sayur tersebut dilakukan oleh ibu-ibu UMKM dimana pengelolaan manajemen perkantoran ini dibutuhkan sebagai kegiatan administrasi yang dilakukan sehari-hari seperti mencatat, mengawasi dan mengontrol. PkM ini mempunyai tujuan untuk memberikan pelatihan, meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatakan perangkat teknologi informasi sehingga penyelenggaraan administrasi penunjang bisnis berjalan dengan tertib. PkM ini dilaksanakan selama 3 hari, dengan cara memberikan pelatihan administrasi perkantoran menggunakan Microsoft Word, Excel dan powerpoint. Pelatihan ini mendapat antusiasme dari mitra dan respon sangat baik, sehingga hasil dari pelatihan ini adalah meningkatnya keterampilan mitra untuk memanfaatkan teknologi informasi.