Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Sikap Toleransi dalam Membangun Harmoni Sosial di Kalangan Mahasiswa dan Dosen Binus University

Huang Mei Thieng (Unknown)
Chalysta Kezia Sodikim (Unknown)
Estella Nelvina (Unknown)
Fillipus Manson (Unknown)
Aryusmar (Unknown)
Heru Widoyo (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2025

Abstract

This study explores the role of interfaith dialogue as a strategic approach to strengthening social harmony within pluralistic communities. The background of this research lies in the increasing tension, misunderstanding, and prejudice among groups that differ in religious identity, which often escalates into social conflict. The objective of this study is to describe how interfaith dialogue contributes to tolerance-building, conflict mitigation, and the creation of inclusive social spaces. The research employs a qualitative descriptive method supported by literature studies. The findings indicate that interfaith dialogue is effective in reducing negative perceptions, expanding mutual understanding, and reinforcing collective commitment to peace. This study also confirms that strengthening dialogue at the community level aligns with SDG 16, which emphasizes peace, justice, and strong institutions. The results highlight that dialogue-based initiatives—especially when involving youth, religious leaders, and community organizations—significantly contribute to building resilient and harmonious communities. Keywords: dialogue; harmony; interfaith tolerance; peacebuilding; SDG 16   Abstrak. Penelitian ini membahas peran dialog antarumat beragama sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang plural. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya ketegangan, prasangka, dan kesalahpahaman antar kelompok berbeda agama yang berpotensi memicu konflik sosial. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana dialog antaragama berkontribusi dalam membangun toleransi, mengurangi konflik, serta menciptakan ruang sosial yang inklusif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog antaragama efektif dalam menurunkan persepsi negatif, memperluas pemahaman bersama, dan memperkuat komitmen kolektif terhadap perdamaian. Studi ini juga menegaskan bahwa penguatan dialog pada tingkat komunitas selaras dengan SDG 16 yang menekankan perdamaian, keadilan, dan institusi yang tangguh. Temuan menunjukkan bahwa inisiatif berbasis dialog—khususnya yang melibatkan pemuda, tokoh agama, dan organisasi masyarakat—berkontribusi signifikan terhadap pembangunan masyarakat yang tangguh dan harmonis. Kata kunci: dialog; harmoni; toleransi antaragama; pembangunan perdamaian; SDG 16    

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ...